Pembangunan Lampu Lalin di Perempatan Handil Bakti Batola Diharapkan Mampu Urai Kemacetan

Barito Kuala – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sepakat mengusulkan pembangunan lampu lalu lintas di perempatan Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala untuk mengurai kemacetan lalu lintas (lalin) yang ada di area tersebut.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, Fahrin Nizar, ketika rombongan Komisi III DPRD Kalsel didampingi Dinas Perhubungan Kalsel dan Dinas Perhubungan Kabupaten Batola meninjau langsung kondisi lalu lintas di perempatan yang juga menghubungkan Kalsel dengan Kalteng tersebut, Rabu (3/1).

“Kita melihat bahwa dalam satu dua tahun ini memang ada permasalahan di simpang empat ini, karena kita harus putar balik apabila kita dari Marabahan menuju Banjarmasin dan sebaliknya, dan putar baliknya beberapa puluh meter,” katanya.

Namun sebelum itu, lanjut Fahrin, Komisi III DPRD Kalsel akan menunggu terlebih dahulu kajian yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel dan melakukan konsultasi ke Kementerian terkait untuk menggali masukan-masukan sehubungan dengan usulan pembangunan lampu lalu lintas tersebut.

“Kita melihat kondisi jalan yang tidak presisi yang menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, perlu kajian komprehensif dan konsultasi agar pembangunan lampu lalu lintas yang ditargetkan selesai pada pertengahan Januari 2024 ini bisa berjalan lancar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, Ihda Wardati memberikan apresiasi kepada Komisi III DPRD yang dinilai cepat tanggap dalam melihat permasalahan kesemerautan lalu lintas ini.

“Kami menyambut baik usulan pembangunan lalu lintas ini karena dianggap sebagai jalur yang vital dan menghubungkan Kabupaten/Kota di Kalsel hingga antar Provinsi,” terangnya. (DPRDKalsel-NRH/RDM/APR)

Dinsos Kalsel Pastikan Siap Layani Jamaah Haul ke 19 Abah Guru Sekumpul

Banjarmasin – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan siap melayani jamaah haul ke 19 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul yang akan dilaksanakan pada Januari 2024 ini. Hal itu disampaikan, Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi di ruang kerjanya, kepada Abdi Persada FM, Kamis (4/1).

“Sesuai arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, tadi pagi kami bertemu dengan Plt Kepala Dinsos Kalsel berkenaan dengan kesiapan kita untuk menghadapi Haul Abah Guru Sekumpul di 2024 ini. Kami akan siap untuk mengerahkan semua potensi yang ada,” katanya.

Kabid Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi

Achmadi mengungkapkan Dinsos Kalsel akan mendirikan posko dapur umum di panti sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera II di Kecamatan Sekumpul Kabupaten Banjar. Di posko tersebut, pihaknya akan menyiapkan ribuan makanan siap saji dan kue-kue untuk jamaah yang hadir di haul ke 19 Abah Guru Sekumpul.

“Perkiraan kami akan siapkan sampai dengan 10 ribu makanan siap saji dan juga gorengan untuk para jamaah haul,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan makanan siap saji bagi petugas kebersihan yang hingga kini data yang masuk di Dinsos Kalsel berjumlah tiga ribu orang.

“Persiapan makanan ini akan terus di-update sesuai dengan keperluan di lapangan nantinya,” ungkapnya.

Achmadi menambahkan rencananya makanan siap saji dan kue-kue ini akan dilaksanakan selama lima hari yakni tiga hari sebelum pelaksanaan (H-3) dan dua hari setelah pelaksanaan (H+2).

“Kami tinggal menunggu informasi jadwal pelaksanaan Haul dari pihak keluarga Abah Guru Sekumpul. Jika sudah mengetahui waktu pelaksanaannya, kami akan segera bergerak,” jelasnya. (NRH/RDM/APR)

Haul Guru Sekumpul Kembali Masuk Calender of Event Kalsel 2024

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pariwisata Kalsel, sangat menyambut baik kembali digelarnya haul Ulama Kharismatik KH Muhammad Zaini Ghani atau lebih dikenal Guru Sekumpul. Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, ditemui di ruang kerjanya baru-baru tadi.

Syarifuddin mengatakan, pelaksanaan haul ke -19 Guru Sekumpul telah masuk dalam Calendar of Event (CoE) Kalsel tahun 2024, sehingga dapat semakin memajukan sektor pariwisata di Banua, karena tentunya banyak yang berkunjung, tidak hanya dari luar daerah maupun juga mancanegara. Ia berharap, dapat meningkatkan perekonomian di Kalimantan Selatan.

“Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin, dapat menjalin sinergisitas di lapangan,” pintanya

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin

Disampaikan Syarifuddin, berkaca di tahun 2023 lalu, berdasarkan data yang pihaknya terima melalui Dinas Pariwisata kabupaten/kota, telah terjadi peningkatan jumlah pengunjung. Mengingat rata-rata yang berkunjung, tidak hanya menginap di hotel, juga membeli buah tangan serta ke tempat-tempat wisata.

“Kunjungan yang mengalami peningkatan tidak hanya kabupaten Banjar, kota Banjarbaru, dan Banjarmasin, juga ke Kabupaten lain,” ungkapnya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, saat ini pihaknya juga terus melakukan jalinan komunikasi yang intens dengan Dinas Pariwisata Kabupaten dan Kota setempat. Mengingat dampaknya juga di sektor ekonomi kreatif seperti jasa angkutan, rumah makan, serta kuliner lainnya di Kalsel.

“Semoga haul ke-19 Guru Sekumpul ini akan berjalan lancar, aman dan sukses nantinya,” tutup Syarifuddin yang juga kini menjabat, Pj Bupati Tapin

Untuk diketahui, informasi resmi yang beredar melalui pesan WhatsApp dari ahli waris, haul Guru Sekumpul bagi masyarakat umum, direncanakan Minggu (14/1) di Musholla Arraudhah Sekumpul. Sementara untuk undangan khusus, direncanakan Rabu (17/1) bertempat di kediaman Almarhum Abah Guru Sekumpul di sekumpul. Selanjutnya bagi yang tidak sempat datang di tanggal (14/1), maka diadakan haul lagi, yaitu pada Minggu (21/1) di Musholla Arraudhah Sekumpul. (NHF/RDM/APR)

ODGJ Menjadi Sasaran Bakesbangpol Kalsel Untuk Diberikan Pendidikan Politik

BANJARBARU – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 mendatang, untuk meningkatkan partisipatif di Kalimantan Selatan, Pemerintah Provinsi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalsel, akan memberikan sosialisasi terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kepada Abdu Persada FM, disampaikan Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalsel Heriansyah melalui Kabid Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kalsel Muhammad Hasanuddin, pihaknya memiliki program kegiatan sosialisasi pendidikan politik untuk meningkatkan jumlah pemilih di Kalsel. Ditahun 2023 yang lalu, program sosialisasi pendidikan politik telah dilaksanakan dengan sasaran pemilih pemula, masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan. Sementara untuk 2024 ini, pihaknya akan kembali melaksanakannya dengan sasaran ODGJ.

“Jadi program ini akan kami selenggarakan di RS Jiwa Sambang Lihum dengan menghadirkan peserta mulai dari para Petugas RS hingga ODGJ,” ungkap Hasanuddin, Rabu (3/1).

Dilanjutkannya, pihaknya juga akan melibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU), dengan memberikan pemahaman sebagai narasumber kepada mereka-mereka yang memiliki keterbatasan.

“Semoga pada saat pemilihan nanti para ODGJ bisa ikut berpartisipasi,” lanjut Hasanuddin.

Hasanuddin berharap, dengan adanya sosialisasi kepada para ODGJ ini, dapat meningkatkan jumlah partisipan pemilih pada pemilu dan pilkada 2024 ini. (Tim/RDM/APR)

Peduli Lingkungan, Bank Kalsel Dukung Pembangunan Bank Sampah Mesjid Al Jihad

Banjarmasin – Bank Kalsel melalui Unit Usaha Syariah (UUS) memberikan bantuan Pembangunan Bank Sampah di Mesjid Al Jihad Banjarmasin. Penyerahan dilakukan Kepala Bank Kalsel Cabang Syariah Banjarmasin, Yuanita Evayanti kepada Founder Banua Green Hub, Dendy Primanandi bersama Perwakilan Pengelola Masjid Al-Jihad Banjarmasin, Taufik Hidayat.

Turut menyaksikan Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Machli Riyadi; Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Setdako Banjarmasin Madyan, Kabag Keberlanjutan Usaha dan Penanganan Hukum Perusahaan Divisi Sekretaris Perusahaan, Shah Rizky Kurniawan; Kabag Dana dan Kelembagaan Syariah Unit Usaha Syariah, bertempat di parkiran Mesjid Al Jihad Banjarmasin, pada Rabu (3/1)

Dalam Sambutannya, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Machli Riyadi, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan beberapa pihak salah satunya Bank Kalsel dalam mewujudkan pembangunan Bank Sampah di Mesjid Al Jihad Banjarmasin.

Bank Sampah seperti ini sangatlah diperlukan bagi Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam mengatasi permasalahan sampah yang kini menjadi salah satu permasalahan di Kota Banjarmasin.

“Dalam hal ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap dengan adanya Bank Sampah ini menjadi trigger buat para pengelola ta’mir Mesjid yang lain di Banjarmasin dan barang kali menjadi contoh di Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, Bank Sampah kedepannya sinergi ini sangatlah diperlukan baik dalam mengelola dalam konsep perbankan sehingga memudahkan Masyarakat untuk memilah/dipilih sampah dari rumah kemudian membawanya ke Mesjid,” ucap Machli.

Sementara itu, Kepala Bagian Keberlanjutan Usaha dan Hukum Perusahaan dari Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Shah Rizky Kurniawan menyampaikan, Bank Kalsel akan selalu mendukung upaya masyarakat dalam menjaga keberlangsungan lingkungan sekitarnya.

Dalam momen ini Bank Kalsel memberikan bantuan pembangunan Bank Sampah untuk area di Mesjid Al Jihad Banjarmasin.

“Bank Kalsel akan terus mendukung seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik, agar mewujudkan Kota yang bersih dan nyaman. Kegiatan hari ini, merupakan salah satu dukungan kongkrit Bank Kalsel dalam mewujudkan hal tersebut,” ungkap Rizky.

Dilain pihak, Perwakilan Pengelola Mesjid Al Jihad Banjarmasin, Taufik Hidayat menyambut baik atas dukungan dari Bank Kalsel dalam rangka membantu pihaknya untuk membangun Bank Sampah di Mesjid Al Jihad Banjarmasin yang lebih menarik, layak dan representatif.

“Saya berharap dengan pembangunan ini akan semakin banyak masyarakat, khususnya jemaah di Mesjid Al Jihad Banjarmasin yang tertarik menukarkan sampahnya di sini,” harapnya.

Baginya keberadaan Bank Sampah di Mesjid Al Jihad Banjarmasin sangatlah penting. Karena tidak hanya untuk jemaah saja, tapi dapat sekalian mengelola sampah yang ada di Mesjid Al Jihad Banjarmasin menjadi lebih bernilai kedepannya. (ADV-RIW/ RDM/APR)

Exit mobile version