Disela Reses, Paman Yani Tinjau Proses Pembangunan SMAN 1 Batulicin

TANAH BUMBU – Progres pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Batulicin sudah hampir 70 persen. Meski begitu, masih ada beberapa catatan dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, seperti minimnya ruang kelas hingga akses jalan yang masih terbilang sulit.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (kanan) saat bertemu dengan penanggung jawab proyek bangunan SMAN 1 Batulicin (biru)

“Memang ada beberapa yang jadi perhatian. Kalau saya lihat di sekitar sekolah terjadi karhutla yang bisa merusak bangunan sekolah, jadi mungkin nanti saya akan minta bantu ke Pemprov Kalsel agar dibangunkan pagar sekolah,” ujar Yani Helmi disela pelaksanaan reses, di Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (8/11).

Proses pembangunan SMAN 1 Batulicin yang sedang dikerjakan oleh sejumlah pekerja bangunan

Selain itu, minimnya ruang kelas dan tidak adanya toilet untuk siswa, juga menjadi perhatian dari wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini.

Pasalnya SMA satu-satunya di Kecamatan Batulicin itu, hanya akan memiliki tiga ruang kelas. Sedangkan toilet siswa, sementara akan digabung dengan para dewan guru.

“Saya harap nanti bisa ditambah lagi ruangan dan toiletnya. Tanahnya juga disini kan tanah gunung, mungkin nanti kita akan bantu minta paving blok supaya lapangan sekolah bisa dimanfaatkan siswa untuk upacara dan kegiatan lain,” tutur Paman Yani.

Disisi lain, akses jalan menuju sekolah yang masih belum beraspal, lanjut Paman Yani, akan ia perjuangkan ke Dinas PUPR Kalsel.

“Pengerasannya saya rasa sudah bagus, dan untuk pengaspalan juga tidak banyak, hanya kurang lebih 1 kilometer. Saya harap pemerintah segera membangunkan akses jalan memadai untuk anak-anak peserta didik kita,” imbuh Paman Yani.

Meski dinilai masih kurang memadai, dewan Kalsel Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu, tetap mengucap terimakasih kepada Pemprov Kalsel khususnya kepada Gubernur Sahbirin Noor serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, karena telah mendikasikan diri untuk terus membangun infrastruktur sekolahan yang dibutuhkan oleh rakyat terutama di Tanah Bumbu.

“Kami berharap dan berdoa semoga apa yang kita inginkan tadi bisa terwujud, sekolahnya benar-benar bisa layak untuk anak-anak mengenyam pendidikan,” harap Paman Yani.

Dengan progres pembangunan yang hampir 70 persen, Paman Yani berharap sekolah ini dapat memulai menerima pendaftaran siswa pada tahun ajaran baru 2024 nanti.

Sementara itu, Lurah Gunung Tinggi, Yudi Hanna menyampaikan apresiasinya kepada Paman Yani, karena telah mewujudkan aspirasi warga yang menginginkan bangunan SMA di wilayah mereka.

“Tentu saja ini bukti bahwa aspirasi kami bukan hanya didengar, tetapi juga ditindaklanjuti. Kami sangat berterimakasih kepada Paman Yani,” katanya. (SYA/RDM/RH)

Siap Jadi Mitra IKN, Kalsel Gelar Simposium Nasional

BANJARMASIN – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Simposium Nasional IKN di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Kamis (9/11). Simposium yang mengangkat tema Konektivitas dan Sinergitas Kalimantan dalam Persiapan IKN ini, dibuka Gubernur, Sahbirin Noor secara daring. Acara yang mengundang 700 tamu secara offline dan online ini, sengaja digelar untuk menunjukkan kesiapan provinsi Kalimantan Selatan, sebagai daerah penyangga sekaligus pintu gerbang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

Suasana Simposium Nasional IKN

Dalam sambutannya, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu mengatakan, untuk mendukung pembangunan IKN, diperlukan juga sinergitas pemerintah daerah se Kalimantan, bersama berbagai elemen masyarakat, guna menggali potensi dari berbagai sektor khususnya pangan, pariwisata, UMKM dan ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.

“Saya sangat mengapresiasi para kepala daerah se Kalimantan, para akademisi dan praktisi yang telah berkontribusi mensukseskan simposium ini, guna menggali berbagai gagasan terkait aspek konektivitas dan sinergi antar wilayah di Kalimantan dalam persiapan IKN,” tutupnya.

Sementara itu, kepada wartawan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim mengatakan, narasumber simposium ini berasal dari Otorita IKN, Kementerian PUPR, kepala daerah dan SKPD 4 provinsi di Kalimantan (Kalteng, Kaltara, Kalbar dan Kaltim), media massa, PWI, akademisi, mahasiswa, asosiasi, serta pengusaha.

Kadis Kominfo Kalsel memberikan souvenir kepada narasumber Simposium Nasional

“Intinya, simposium ini diharapkan mampu mewujudkan sinergitas pembangunan infrastruktur Kalimantan dalam mempersiapkan IKN,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti Regional Kalimantan 2023 Resmi Dimulai

BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, resmi menggelar perkemahan bakti saka kalpataru dan saka wanabakti regional Kalimantan 2023. Perkemahan yang dimulai pada Rabu (8/11) hingga Minggu (12/11) tersebut, dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, pada Kamis (9/11), di Kiram Park, Kabupaten Banjar.

Pembukaan perkemahan bakti saka kalpataru dan saka wanabakti regional kalimantan 2023

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, kegiatan saka kalpataru dan saka wanabakti merupakan wadah yang strategis, untuk melakukan pembinaan generasi muda bidang lingkungan hidup dan kehutanan. semangat pramuka harus selalu menjadi yang terdepan, dan teladan bagi generasi muda lainnya, karena pramuka itu adalah jiwa muda yang suka berkarya.

“Saya mengharapkan agar para peserta kemah bakti saka kalpataru dan saka wanabakti, agar dapat menjadikan kegiatan perkemahan, menjadi suatu gerakan menjaga kelestarian lingkungan,” ungkap Sahbirin Noor.

Ia menambahkan, dengan adanya kegiatan kemah ini, diharapkan dapat memunculkan generasi muda yang kuat dalam menjalankan aksi kepramukaan, yang mengabdikan diri dalam kegiatan bakti lingkungan dan pelestarian hutan, dikehidupan sehari-hari.

“Banyak sekali kegiatan-kegiatan pramuka yang bersifat positif, sehingga perkemahan saka kalpataru dan saka wanabakti, akan menumbuhkan jiwa-jiwa pemuda peduli lingkungan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti Regional Kalimantan Tahun 2023 Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan, terdapat beberapa kegiatan yang akan dilakukan para peserta, dengan berfokus pada tema lingkungan dan budaya keberlanjutan. Termasuk di antaranya adalah kegiatan perkemahan program Saka Kalpataru, program Saka Wanabakti, pelatihan kepemimpinan anak muda, gladian Dewan Saka, kunjungan wisata, pameran, bazar UMKM, workshop, dan bakti masyarakat.

“Semangat gotong royong menjadi kunci kesuksesan acara ini. Semua pihak terlibat, termasuk dinas terkait, UPT KLHK, KLHK Pusat, TNI, dan Polri, bekerjasama dengan baik,” tutup Hanifah. (MRF/RDM/RH)

Taman Makam Bumi Kencana Banjarbaru Akan Jadi Lokasi Peringatan Hari Pahlawan Nasional

BANJARMASIN – Taman Makam Pahlawan Bumi Kencana Banjarbaru ditunjuk menjadi lokasi kegiatan peringatan Hari Pahlawan Nasional, yang akan dilaksanakan pada Jumat (10/11).

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalsel, Surya Fujianorrochim, kepada wartawan, Rabu (8/11).

Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Kalsel, Surya Fujianorrochim

Kegiatan yang diperingati setiap 10 November itu rencananya dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor bersama jajaran TNI dan Polri.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan Biro Adpim mengenai kedatangan Paman Birin di lokasi,” katanya.

Surya menjelaskan kegiatan yang dirangkai dengan tabur bunga itu, merupakan penyelenggaraan yang digelar serentak secara nasional.

“Ini sebagai rangkaian kegiatan ziarahnya. Sesuai persiapan pelaksanaan memang di Taman Makam Pahlawan Bumi Kencana Banjarbaru yang tepat berada di Landasan Ulin,” jelasnya.

Lebih lanjut, Surya mengungkapkan, peringatan Hari Pahlawan Nasional yang dimulai sekitar 09.00 WITA nanti tak hanya diisi penaburan bunga. Melainkan, juga diiringi dengan pelaksanaan upacara.

“Kita harapkan Gubernur Sahbirin Noor (Paman Birin) bersedia jadi inspektur upacara Hari Pahlawan Nasional,” harapnya.

Terkait persiapan, Surya menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah instansi dan organisasi untuk menyukseskan acara ini.

“Di antaranya ada dari LVRI, Kanwil Kemenag Kalsel, Korem 101/Antasari, Polda Kalsel, Biro Umum, Lanal Banjarmasin, Lanud Syamsudin Noor, Dishub dan Satpol PP,” pungkasnya.

Sementara untuk kegiatan upacara memperingati Hari Pahlawan Nasional yang biasanya digelar di halaman kantor Setdaprov Kalsel dan (kantor gubernur) diperbolehkan menggelar dimasing-masing lingkup SKPD.

“Sesuai arahan dari pimpinan, upacaranya bisa dilaksanakan di dinas-dinas yang ada dilingkungan Pemprov Kalsel,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dorong Hilirisasi Produk Ekspor

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, terus berupaya mendorong hilirisasi produk Banua untuk dilakukan ekspor.

Kepada Abdi Persada FM, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Nurul Fajar Desira melalui sambungan telepon pada Kamis (9/11) mengatakan, saat ini pihaknya terus berupaya memfasilitasi dan mempromosikan ekspor, terutama produk unggulan di sektor pertanian dan industri kecil menengah, agar tidak ketergantungan dengan pertambangan.

“Beberapa sektor potensial, terus didorong seperti pertanian, pariwisata, industri dan perdagangan,” ucapnya

Disampaikan Fajar, ada produk unggulan di Kalimantan Selatan diantaranya kopi, kepiting mangrove, ikan arwana, sarang walet, kayu gaharu, udang, ikan tangkap, dan belut. Meski, masih terbatas jumlahnya, untuk potensi ekspor produk tersebut sangat besar. Sehingga, ke depan ini perlu ditingkatkan terutama volume ekspor.

“Kerjasama berbagai pihak, terus ditingkatkan baik publik maupun swasta, dalam memfasilitasi hilirisasi produk ekspor,” ungkapnya

Lebih lanjut Fajar menambahkan, langkah yang harus dilakukan seperti pengembangan produk, inovasi baru, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, harus mampu bersaing di pasar global, agar hilirisasi produk ekspor di Kalimantan Selatan, dapat berjalan lancar dan berkesinambungan, yang tentunya berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat di Banua

“Adanya potensi dan berbagai tantangan, mari bersama-sama, kita menciptakan ekonomi yang berkelanjutan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Komitmen Antisipasi Masalah Hukum Dalam Bisnisnya, Bank Kalsel Gandeng Kejati Kalsel

BANJARMASIN – Upaya konkrit Bank Kalsel, agar dapat terus senantiasa memberikanperforma terbaik untuk perusahaan dan daerah, kembali dibuktikan. Kali ini Bank Kalsel melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara, pada Rabu (8/11) di Aula Kejati Provinsi Kalsel, Banjarmasin.

Jajaran Bank Kalsel dan Kejati Kalsel berfoto bersama usai penandatanganan

Hadir dalam penandatangan kesepakatan bersama tersebut Kajati Provinsi Kalsel Mukri, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin, Komisaris Utama Independen Bank Kalsel Hatmansyah, Komisaris Bank Kalsel, Rizal Akbar Sarupi beserta Group Head Support, Kepala Divisi, Kepala Cabang Bank Kalsel di wilayah Banjarmasin.

Selain itu turut berhadir para asisten, para koordinator dan para jaksa pengacara negara di lingkungan Kejati Kalsel.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, sebenarnya kerjasama semacam ini bersama Kejati Provinsi Kalsel sudah dilakukan pihaknya mulai tahun lalu dan berakhir pada November 2023.

“Makanya kita lanjutkan lagi kerja samanya. Karena ini sangat penting sekali agar manajemen Bank Kalsel dapat dibina dan diberikan berbagai masukan jika dalam proses kami melakukan bisnis terjadi masalah hukum baik yang menyangkut bidang perdata atau tata usaha negara,” tegasnya.

Diharapkan melalui kerja sama ini manajemen Bank Kalsel dapat menjalankanbisnisnya dengan sebaik mungkin.

“Nanti setelah penandatangan kesepakatan ini kita akan melakukan koordinasi kembali kepada pihak Kejati Provinsi Kalsel untuk meminta masukan dan pembinaan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kajati Provinsi Kalsel Mukri berterima kasih atas kepercayaan dari Bank Kalsel untuk melakukan penandatanganan kesepakatan bersama pihaknya tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara.

Dirinya pun berkomitmen jajarannya siap membantu agar kerja-kerja yangdilakukan oleh manajemen Bank Kalsel bisa tepat sasaran, tepat guna dan tidak menjadi permasalahan hukum dikemudian hari.

“Kita juga siap memberikan masukan langkah hukum yang diambil manajemen Bank Kalsel jika nantinya ada masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara yang sedang dijalani. Namun tentunya kita berharap itu tidak terjadi dengan pembinaan yang kami lakukan,” tukasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Kiram Arts Festival Resmi Dibuka, Seniman dari 20 Negara Hadir

BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar kegiatan Kiram Arts Festival, yang dilaksanakan di panggung Kiram Arts Festival, Kiram Park, Kabupaten Banjar, Rabu (8/11) malam. Pembukaan Kiram Arts Festival dibuka langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dan dihadiri Sejumlah Kepala SKPD Lingkup Provinsi Kalsel, serta perwakilan seniman dari 20 Negara.

Pembukaan kiram arts festival

Dalam sambutannya Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini menyampaikan, kiram arts festival tahun 2023 merupakan perhelatan besar yang melibatkan seniman dari beberapa daerah di tanah air serta mancanegara, sehingga dirinya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para seniman yang selama ini telah memberikan jiwa dan kreativitas tak terbatas mereka, untuk perkembangan seni dan pelestarian budaya bangsa.

“Semoga penyelenggaraan kiram arts festival kali ini dapat menjadi media untuk menguatkan jalinan silaturrahmi antar seniman, membangun hubungan dan pemahaman lintas budaya serta saling menghormati berbagai keberagaman yang ada di sekitar kita,” ungkap Paman Birin.

Ia melanjutkan, seni dan budaya sangat mempengaruhi setiap aspek kehidupan manusia. seni yang diwujudkan dalam bentuk ekspresi, perasaan dan pemikiran yang kemudian menjadi karya-karya indah yang dapat dinikmati. sedangkan budaya mencakup nilai, tradisi, norma yang diwariskan generasi terdahulu.

“Seperti halnya Kiram Art Festival yang diselenggarakan dalam balutan suasana alam kiram ini, menyatukan beragam budaya dan seni dalam berbagai bentuk, seperti tari, musik, lukis, sastra dan peran,” lanjut Paman Birin.

Dirinya juga berharap, kiram art festival tidak hanya memberi manfaat bagi kekayaan khazanah seni budaya bangsa, tetapi juga akan memperluas cara pandang terutama masyarakat di Kalimantan Selatan dalam melihat keragaman dan upaya memelihara keharmonisan di daerah ini.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesenian, Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel Sunjaya Adhiarso menyampaikan, kiram arts festival akan menampilkan berbagai pertunjukan seni, yang dimulai pada tanggak 8 – 12 November 2023 di tempat wisata Kiram Park, Kabupaten Banjar.

“Kiram Arts Festival merupakan ajang bagi para seniman dan budayawan dari berbagak penjuru untuk berkumpul dan menampilkan karya terbaik mereka di bidang seni dan budaya,” ungkap Sunjaya.

Untuk diketahui, Kiram Arts Festival dihadiri berbagai para seniman, mulai dari nasional hingga internasional. Bahkan, event seni tersebut dihadiri perwakilan seniman dari 20 negara di dunia. (MRF/RDM/RH)

Gelar Rakorda Pengendalian Inflasi, Pemda di Kalsel Diminta Waspada Kenaikan Inflasi Jelang Nataru

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar rapat koordinasi Daerah (Rakorda) pengendalian inflasi yang bertempat di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarbaru, 8 – 9 November 2023.

Saat membuka Rakorda ini, pada Rabu (8/11) petang, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar menyampaikan, agar tidak terjadi kenaikan inflasi, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor berpesan agar Pemerintah Daerah (Pemda) dapat betul-betul memetakkan terkait masalah inflasi, termasuk dengan melibatkan secara langsung pemerintah desa.

“Kita berharap dapat memiliki rancangan induk yang harus diperbaharui setiap tahunnya, sehingga kita tahu langkah apa saja untuk mengantisipasi masalah inflasi,” ungkap Roy.

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah harus benar-benar mengetahui apa yang terjadi di masyarakat, agar inflasi pada sektor ketahanan pangan tidak terjadi peningkatan.

“Salah satu penyumbang inflasi terbesar di sektor pangan kita adalah beras. Sehingga harus dipetakan luas dan antisipasi ketika terjadi banjir, irigasi, dan lain sebagainya, sehingga masalah beras ini bisa diintervensi,” lanjut Roy.

Pengendalian inflasi pada sektor ketahanan pangan, disampaikannya menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga secara keseluruhan. Khususnya beras yang memang menjadi komoditas penyumbang inflasi terbesar. Hal tersebut sebagaimana data dari BAPPENAS menyebutkan, realisasi Program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) dalam rangkan stabilisasi harga beras di Kalsel baru mencapai 72,21 persen.

Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Imam Subarkah menyampaikan, rakorda pengendalian inflasi yang diadakan ini merupakan kegiatan rutin bulanan yang dilaksanakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, agar dapat bersama – sama dapat mengambil langkah kebijakan untuk bisa selalu menjaga tingkat inflasi yang selama ini dirasakan masih cukup tinggi di beberapa komoditi bahan pokok.

Plh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Imam Subarkah

“Ini perlu kita waspadai apalagi Desember akan memasuki natal dan tahun baru (Nataru), ” ungkap Imam Subarkah, ditemui disela Rakorda Pengendalian inflasi bidang ketahanan pangan.

Imam menambahkan, seluruh daerah di Kalimantan Selatan perlu menyiapkan berbagai langkah – langkah strategis untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan inflasi yang diprediksi bisa meningkatbmenjelang Nataru.

“Inflasi bisa terjadi kenaikan pada akhir tahun atau awal tahun,” lanjut Imam.

Dalam rakorda pengendalian inflasi ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan terus berbenah, terutama dari sisi produksi hingga sisi distribusi, untuk menjaga stok pangan di Kalimantan Selatan.

“Stok pangan ini sangat penting untuk menjaga stabilitas harga dan menurunkan angka inflasi,” tutup Imam. (MRF/RDM/RH)

Lagi, Kalsel Akan Gelar Uncle Hard Enduro

BANJARBARU – Kalimantan Selatan (Kalsel) akan kembali melaksanakan Uncle Hard Enduro 2023 di Kiram Park, Kabupaten Banjar, pada 17 – 19 November mendatang. Uncle Hard Enduro ditahun 2023 ini, merupakan pentas aksi balap motor traill tahun ke 3 yang diadakan di Kalimantan Selatan.

Kegiatan berskala internasional ini akan diikuti 10 crosser (sebutan pembalap traill) dari mancanegara. Yaitu rider asal Inggris Graham Jarvis yang pernah meraih juara dunia, rider Afrika Selatan Matthew Ross Green dan Wade Young, Sonny Goggia dari Italia, Dieter Rudolf dan Michael Walkner dari Austria, Alfredo Gomez Cantero dan Sandra Gomez Cantero dari Spanyol, Niko Mateo Piazza dari Amerika serta Teodor Smilenov dari Bulgaria.

Ketua Panitia Pelaksana Uncle Hard Enduro 2023 Ashadi Aboe menyampaikan, Uncle Hard Enduro adalah sebuah event kejuaraan motor trail tahunan yang digagas oleh “Gerombolan Traill” asal Kalimantan Selatan, yang bekerja sama dan di-support penuh oleh pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, serta IOF 2×1 Pengda Kalimantan Selatan.

Tim Panitia Uncle Hard Enduro 2023

“Perhelatan event Uncle Hard Enduro sejauh ini telah diselenggarakan sebanyak 2x, yaitu pada tahun 2019 dan 2022. Tentu saja animo dan antusias masyarakat selalu meningkat di setiap tahun pelaksanaannya. Hal tersebut pada akhirnya membuat pihak pengelenggara berinisiatif untuk menyelenggarakan event ini untuk yang ketiga kalinya,” ungkap Ashadi Aboe.

Ia menambahkan, Uncle Hard Enduro tahun ini akan menyediakan 4 kelas, yaitu kelas International, National, Local Open, dan 40 Up.

“Selain 4 kelas tersebut, diselenggarakan pula kegiatan Fun Adventure untuk dapat menikmati alam Kiram Park sendiri” lanjut Ashadi.

Pada tahun 2023 ini Panitia Uncle Hard Enduro 2023 sudah menyiapkan track / jalur lintasan yang berbeda dari penyelenggaraan Uncld Hard Enduro ditahun – tahun sebelumnya, yang tentunya akan memberikan tantangan yang berbeda kepada para peserta, dan akan menjadikan tontonan yang menarik bagi masyarakat luas, terutama pecinta olahraga Motor Traill.

“Dengan adanya kegiatan Uncle Hard Enduro ini, diharapkan dapat semakin mempertegas keberadaan banua Kalimantan Selatan sebagai destinasi wisata adventure, dengan khusunya Kiram Park dapat dikenal sebagai City of Enduro,” lanjutnya.

Sementara itu, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Provinsi Kalsel Heru Susmianto meyampaikan, Pemerintah Provinsi kalsel sangat mendukung kegiatan Uncle Hard Enduro karena dapat meningkatkan olahraga otomotif di Banua. Apalagi banyaknya rider Kalsel yang cukup berpontensi dan mampu bersaing di kelas nasional, membuat kegiatan ini sangat dinanti para pecinta motor traill.

“Jadi kami sangat mendukung kegiatan ini untuk kemajuan olahraga otomotif di banua. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat lebih baik dan Kalsel dapat terkenal di Indonesia serta mancanegara,” ungkap Heru.

Ia menambahkan, pihaknya mengharapkan dengan adanya Uncle Hard Enduro ini, dapat semakin mempertegas keberadaan Kalsel sebagai destinasi wisata adventure bagi pecinta motor traill. Apalagi Uncle Hard Enduro sudah 2 kali diadakan di Kalsel, dan membuat Kalsel terkenal bukan hanya dari Nasional saja, namun sudah ditingkat internasional.

“Ajang Uncle Hard Enduro juga dapat sebagai tempat promosi destinasi wisata yang ada di Banua kita,” tutup Heru. (MRF/RDM/RH)

Kembangkan Kualitas SDM Perguruan Tinggi di Kalimantan Diharapkan Bangun Kerjasama

BANJARMASIN – Para petinggi Perguruan Tinggi di Pulau Kalimantan diharapkan dapat membangun kerjasama untuk pengembangan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Demikian sambutan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah pada acara Konversyen Konsortium Universiti Universitas Borneo (KUUB) yang bertempat di salah satu hotel berbintang, Rabu (8/11).

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan Kalsel sebagai salah satu daerah yang dekat dengan Ibukota Nusantara (IKN) telah mengambil peran penting dalam hal pemindahan IKN ini. Menurutnya, Banua Kalsel telah mendeklarasikan diri sebagai gerbang IKN dimana Kalsel siap untuk menjadi daerah pendukung dan penyangga pangan bagi IKN ke depan.

“Dengan menjadi gerbang IKN, maka Kalsel sekarang disebut sebagai Kalsel Babussalam, artinya Kalsel merupakan pintu keselamatan, pintu keberkahan bagi sekalian alam,” jelasnya.

Paman Birin menerangkan untuk mewujudkan cita-cita besar ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi sebagai salah satu laboratorium pembentukan SDM yang cerdas, berkualitas dan berdaya saing.

“Saya tentunya menaruh harapan kepada para petinggi perguruan tinggi di Pulau Kalimantan ini, dengan semangat atau spirit yang dimiliki, serta komitmen yang dimiliki, dapat membangun kerjasama untuk pengembangan dan peningkatan kualitas SDM,” harapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Ahmad Alim Bachri, mengajak perguruan tinggi swasta (PTS) di tiga negara yang ada di Pulau Kalimantan untuk bergabung dalam Konsorsium Universiti Universitas Borneo (KUUB) sehingga betul-betul secara simultan akan mendorong kemajuan untuk “Borneo Bermatabat” (slogan KUUB).

“Dengan demikian ada beberapa program yang akan diupayakan untuk dilaksanakan, antara lain ada pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, kerjasama riset dan pengabdian sehingga akan sangat membantu meningkatkan posisi tawar dari Perguruan Tinggi yang ada di kawasan Borneo,” terangnya.

Sedangkan, Pengurus KUUB yang juga perwakilan Universiti Putra Malaysia Kampus Bintulu Serawak, Shahrul Razid Sarbini mengucapkan terimakasih kepada Universitas Lambung Mangkurat yang telah menjadi tuan rumah pertemuan KUUB.

“Ada 16 Perguruan Tinggi yang berkolaborasi dan berkoalisi sebagai salah satu upaya untuk memperkuat taraf pendidikan di pulau Kalimantan,” tuturnya

Suasana Konvensyen KUUB di Banjarmasin

Dalam pertemuan tersebut, juga dilakukan pertukaran dokumen kesepahaman yang diharapkan dapat menghidupkan lebih banyak program dan aktivitas yang dikoordinasikan dan dilaksanakan oleh semua anggota KUUB. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version