Tangkal Peretasan Data Informasi, Pemprov Kalsel Maksimalkan CSIRT

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel berupaya untuk menjaga data informasi agar tak mudah diretas. Apalagi, Computer Security Insedent Response Team (CSIRT) siap melakukan pengamanan 24 jam.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, Muhamad Muslim, menjelaskan, keberadaan tim CSIRT tentu sangat membantu. Apalagi, anomali negatif seperti peretas (hacker) dapat dengan mudah terdeteksi.

Kadis Kominfo Kalsel, Muhamad Muslim, saat menjelaskan peran CSIRT dalam menanggulangi ancaman peretasan data informasi

“Kemudian ada serangan ini segera cepat ditanggulangi. Nah, sesuai dengan SOP dan teknisnya tentu juga melibatkan stakeholder terkait agar dapat teratasi,” ujarnya, dalam sosialisasi Indeks Keamanan Informasi (KAMI) bersama kabupaten/kota, di ruang H Maksid Setdaprov Kalsel, baru-baru tadi.

Pemda kabupaten/kota yang ikut dalam sosialisasi ini lebih membahas cara menangkal peretasan data informasi

Antisipasi ini, dikatakan dia, tak hanya sebatas mendeteksi. Melainkan juga memberikan informasi terperinci langkah apa saja yang bisa dilakukan agar peretasan tak terjadi.

“Itu upaya yang kita lakukan secara bersama-sama,” ungkapnya.

Terlebih lagi, Muslim menyebut, sudah bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) dalam melakukan upaya pencegahan peretasan data informasi penting yang dimiliki pemerintah daerah.

“Karena mereka yang memberikan fasilitasi serta dukungan dalam upaya pencegahan sekaligus melakukan tindakan (proteksi) dan perbaikan,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Exit mobile version