BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan, kembali menggelar Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Tahun 2023, di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Senin (12/6). Dibuka Sekretaris Dispora Kalsel Fathul Bahri, mewakili Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah.
Sekretaris Dispora Kalsel Fathul Bahri
Dalam sambutannya ia mengatakan, Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi ini, digelar setiap tahun oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya. Diikuti oleh 13 Kabupaten dan kota di provinsi ini.
“Pemilihan Pemuda Pelopor ini dilaksanakan secara berjenjang, dari pemilihan tingkat daerah kabupaten dan kota, kemudian pemilihan tingkat provinsi, selanjutnya pemilihan tingkat nasional,” ungkapnya.
Oleh karena itu, lanjut Fathul, diharapkan pada pemilihan tingkat provinsi ini, terpilih Pemuda Pelopor yang dapat mewakili Provinsi ini dapat pemilihan tingkat nasional mendatang.
Sementara itu, Plt Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Kalimantan Anugrah mengatakan, pada pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Tahun 2023 ini, diikuti oleh 14 peserta dari 10 kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Selatan.
Plt Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Anugrah
“Peserta dari 10 kabupaten dan kota tersebut sudah dilakukan seleksi,” ucapnya.
Dari hasil tersebut, dihasilkan 14 peserta yang mewakili masing masing bidang, yang dilombakan pada Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi.
Bidang yang dilombakan, Bidang Pendidikan, Agama, Sosial, Budaya, Bidang Pangan, Bidang Sumber Daya Alam, Lingkungan, serta Pariwisata, dan Bidang Inovasi dan Teknologi. (SRI/RDM/RH)
BANJAR – Legislator Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Banjar agar memiliki sertifikat halal bagi produk-produk UMKM yang dihasilkan.
Hal itu disampaikan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel Gusti Abidinsyah, kepada wartawan, usai melaksanakan kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila di aula kantor Kecamatan Kertak Hanyar, Sabtu (10/6).
Suasana Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila dan Penyerahan Sertifikat Halal oleh Anggota DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah
Ada sekitar 40 pelaku UMKM di Kabupaten Banjar yang mendapatkan sertifikat halal terhadap produk-produk usaha yang meliputi makanan ringan.
Gusti Abidinsyah menilai sertifikat halal ini sangat penting untuk menjamin kualitas produk agar merambah pangsa pasar yang lebih besar. Pasca mendapatkan sertifikat halal, ia berharap produk UMKM di Kabupaten Banjar bisa mengembangkan promosi penjualan hingga ke retail besar atau supermarket
“Kami juga akan berusaha kalau bisa seluruh pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Banjar ini, kita dorong untuk bisa mendapatkan label halal ini, karena dengan adanya label halal ini kita bisa memastikan kebersihan dan keamanannya,” jelasnya.
Dalam sosialisasi nilai-nilai Pancasila itu, Abidinsyah juga menekankan pentingnya rasa toleransi antar sesama pelaku usaha, guna menghindari terjadinya konflik.
“Pelaku usaha ini juga penggerak nilai-nilai Pancasila. Mereka juga terlibat dalam menggerakkan perekonomian bangsa yang diharapkan bisa mewujudkan kemandirian ekonomi negara,” terangnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut yaitu Ketua HIPMIKINDO Kabupaten Banjar, Sampurnawati yang memberikan pengarahan sebagai upaya peningkatan kualitas, termasuk kemasan, dari UMKM di Kabupaten Banjar. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mengakselerasi pembayaran digital dengan memperluas adopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Upaya itu dilakukan lewat kegiatan Merchant Gathering dan Lomba QRIS Racing selama dua hari di pusat perbelanjaan terbesar di Banjarmasin, akhir pekan lalu (10-11 Juni 2023).
Deputi Kepala Perwakilan BI Kalsel
Membuka rangkaian kegiatan, Deputi Kepala Perwakilan BI Kalsel Bimo Epyanto mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah memperluas adopsi dan penggunaan QRIS sebagai sarana transaksi yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal bagi warga Kalsel.
Seperti diketahui, Bank Indonesia mempunyai target 45 juta pengguna QRIS hingga akhir tahun 2023 secara nasional. Selain target pengguna, Bank Indonesia juga mencanangkan target volume transaksi sebesar 1 miliar transaksi, dan 70 ribu volume transaksi QRIS antarnegara.
“Di Kalsel, kami punya target penambahan pengguna QRIS baru sebanyak 290.572 pengguna, dan volume transaksi sebanyak 6.948.586 transaksi hingga akhir tahun 2023,” ungkap Bimo.
Bimo menambahkan, hingga April 2023, realisasi penambahan pengguna QRIS baru di Kalsel telah mencapai 35,21% dari target. Capaian itu lebih tinggi dibanding rerata realisasi penambahan pengguna QRIS baru di wilayah Kalimantan sebesar 32%, maupun nasional sebesar 34,10%.
Hanya saja, dari sisi volume transaksi QRIS, Kalsel masih tertinggal dibanding wilayah Kalimantan maupun nasional. Volume transaksi penggunaan QRIS di Kalsel baru mencapai 39,73% dari target. Sementara wilayah Kalimantan mencapai 48,16%, dan nasional mencapai 55,95%.
“Oleh karena itu, kami berharap, kegiatan ini akan membantu pencapaian target pengguna dan transaksi QRIS di Kalsel, meningkatkan pemahaman masyarakat, dan memberikan apresiasi kepada merchant yang telah mengampanyekan QRIS,” lanjut Bimo.
Untuk mempercepat akselerasi pembayaran digital lewat QRIS, BI Kalsel menggandeng dua Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) pada Merchant Gathering dan Lomba QRIS Racing kali ini. Mereka adalah BCA dan BSI, yang punya basis dan potensi merchant QRIS cukup besar di Kalsel.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Cabang Utama BCA Banjarmasin Cecep Sopwan Hadi mengatakan, pihaknya menghadirkan tidak kurang dari 75 merchant ritel utama QRIS yang punya potensi untuk terus dikembangkan.
“Lewat Merchant Gathering dan Lomba QRIS Racing ini, penggunaan QRIS oleh warga Kalsel akan semakin meningkat, terutama untuk transaksi bisnis ritel, sehingga membantu memperkuat pertumbuhan ekonomi Kalsel pasca pandemi,” ujar Cecep.
Pada kesempatan terpisah, sebelumnya Corporate Secretary Bank Syariah Indonesia (BSI) Gunawan Arif Hartoyo telah mengatakan pihaknya terus meningkatkan interaksi dan transaksi nasabah melalui QRIS lewat fitur di BSI Mobile.
“Saat ini, BSI punya lebih dari 177 ribu merchant QRIS di seluruh Indonesia yang bisa diakses nasabah untuk kemudahan bertransaksi. Baik di merchant food and beverages, fashion, pariwisata, ZISWAF, dan sektor lainnya,” ungkap Gunawan.
Merchant Gathering dan Lomba QRIS Racing selama 10-11 Juni 2023 ini, juga dimeriahkan berbagai macam kegiatan. Mulai dari lomba mewarnai, fashion show, pertunjukan musik, talkshow, hingga bazaar UMKM. (KPwBIKalsel-RIW/RDM/RH)