28 Mei 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Pemprov Kalsel Apresiasi Terselenggaranya GKN Fest II 2023

2 min read

Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM didamping Staf Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setdaprov Kalsel Meninjau Stand-Stand di GKN Fest II

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Fest II Tahun 2023.

Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM didampingi Staf Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setdaprov Kalsel Membuka GKN Fest II Ditandai Pemotongan Rangkaian Bunga

Hal itu disampaikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Husnul Khatimah, saat pembukaan kegiatan GKN Festival II di aula gedung Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Regional IV Kalimantan di Jalan Trikora, Kamis (9/3).

Gubernur berharap dengan adanya kegiatan GKN Fest II 2023 yang mengangkat tema “GKN Kalsel Membangun Kesetiakawanan Sosial Untuk UKM Sejahtera Menuju Indonesia Emas” dapat mendorong lebih banyak generasi muda di Kalsel untuk berwirausaha.

“Diberbagai kesempatan, khususnya di kalangan generasi muda, saya terus menekankan akan pentingnya mengubah pola pikir, yaitu mengubah pola pikir dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja, sebagai wirausaha”, tegasnya.

Gubernur juga berharap dengan kegiatan GKN Festival II ini dapat menaikkan derajat UKM demi terwujudnya sumber pertumbuhan ekonomi dan mampu meningkatkan kinerja perekonomian di Indonesia, termasuk Kalsel.

Sementara, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, DR Yulius MA dalam sambutannya, menjelaskan terkait dengan promosi, hal yang perlu dilakukan pemerintah adalah berupaya mendorong prioritas-prioritas produk yang efisien dan efektif agar mampu memiliki nilai tambah.

“Target kita adalah mendorong agar produk-produk yang produktif dan diharapkan menjadi UMKM “Maker” artinya yang membuat. Kebanyakan UMKM kita adalah UMKM “Seller” jadi dia hanya menjual, mendapatkan fee sedikit-sedikit dan tujuannya supaya sekarang jualan, besok makan,” jelasnya.

Tentunya hal ini tidak bisa disesalkan juga, lanjut Yulius, karena hampir 70 persen angkatan kerja di Indonesia adalah lulusan SMP. Jadi agak sulit kalau mereka diajak untuk berbisnis. Disinilah peran Pemerintah agar mereka bisa mengembangkan bisnisnya, dengan melakukan berbagai kegiatan pelatihan seperti yang diadakan oleh GKN ini.

Sedangkan, Ketua DPD GKN Kalsel, Isna Alif mengungkapkan kegiatan GKN ini diikuti oleh puluhan UMKM dari 10 DPC GKN Kabupaten Kota di Kalsel, Dinas Koperasi, Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Kementerian Keuangan, Program Keluarga Harapan (PKH) dan lain-lain.

“Kalau GKN sendiri lebih menampilkan produk yang kemasannya cukup baik dan sudah memiliki legalitas halal. Selain itu, juga produk kraf atau kerajinan seperti baju maupun tas dari kain sasirangan yang juga ditampilkan dalam fashion show tadi,” jelasnya.

Suasana Stand DPC GKN Tabalong Yang Menampilkan Atraksi “Acil Api”

Isna berharap dengan adanya promosi produk unggulan ini, seluruh lapisan masyarakat melihat bahwa UMKM-UMKM di Banua sudah cukup bagus dan maju sehingga mendorong mereka untuk mencintai dan membeli produk-produk lokal. (NRH/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.