Gedung Baru DPRD Banjarmasin Diharapkan Selesai Tepat Waktu

BANJARMASIN – Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto, kepada wartawan baru – baru mengatakan, pembangunan Gedung baru DPRD Kota Banjarmasin saat ini masih berlangsung, meski sebelumnya pada awal Januari 2023 tadi, pihaknya bersama Komisi III Dewan Banjarmasin, melakukan peninjauan, untuk capaian pembangunan itu secara keseluruhan hampir mencapai 60 persen.

Suasana proses pembangunan gedung baru DPRD Banjarmasin

“Memang Desember 2022 lalu, sempat ada deviasi sekitar tiga persen, namun target capaian sudah hampir terpenuhi,” kata Iwan

Iwan menyampaikan, setelah pengerjaan selesai dilaksanakan oleh pihak pelaksana yaitu dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Banjarmasin bersama kontraktor, rencananya sekitar Oktober dan November 2023, akan dilakukan persiapan sarana dan prasarana pendukung lain.

Suasana proses pembangunan gedung baru DPRD Banjarmasin

“Pengadaan seperti meubeler akan dilakukan, semoga ini selesai tepat waktu, agar awal tahun 2024 sudah dapat ditempati,” tutupnya

Untuk diketahui, Groundbreaking atau tanda dimulainya pekerjaan gedung baru DPRD Banjarmasin, dilakukan pada bulan Agustus. Pembangunan dengan sistem multiyears selama dua tahun anggaran, yaitu tahun 2022 hingga 2023 dengan total anggaran sekitar Rp39 miliar.

Penambahan Gedung baru DPRD Kota Banjarmasin didesain dengan mengusung konsep rumah adat Banjar Bubungan Tinggi berlantai tiga, yaitu lantai satu dibangun basement atau tempat parkir, lantai dua ruang komisi dan anggota. Sedangkan lantai tiga untuk ruang rapat dan pimpinan. Selain itu didukung fasilitas lain seperti mushola dan ruang press room untuk wartawan. (NHF/RDM/RH)

B.E.D.A Sosialisasikan Pencalonan Ketum PSSI di Kalsel

BANJARMASIN – Organisasi Berani Energi Dahsyat Amanah (B.E.D.A) menggelar, sosialisasi pencalonan Ketua Umum PSSI di Kalsel.

Perwakilan Organisasi B.E.D.A Tsamara Amany mengatakan, kedatangan mereka di Provinsi Kalimantan Selatan tepatnya di Kota Banjarmasin, untuk mensosialisasikan terhadap pencalonan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2023-2027.

Organisasi B.E.D.A diwakili Tsamara dan Pangeran Siahaan

“Kedatangan kami di Provinsi Kalimantan Selatan tepatnya di Kota Banjarmasin, untuk mensosialisasikan terhadap pencalonan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Ketum PSSI,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Minggu (6/2).

Menurut Tsamara, pencalonan tersebut disosialisasikan kepada para perwakilan supporter sepakbola yang hadir pada acara tersebut.

“Kota Banjarmasin ini merupakan Kota ke 2 di Indonesia, yang mereka datangi, untuk memberikan dukungan terhadap pemilihan Ketua PSSI yang akan digelar pada 16 Februari 2023 mendatang,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, lanjutnya, B.E.D.A mengajak seluruh supporter sepakbola yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, agar dapat turutserta mengawal pemilihan Ketua PSSI tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, dari Perwakilan lain dari Organisasi B.E.D.A Pangeran Siahaan menambahkan, supporter sepakbola merupakan, pemegang saham terbesar dari Persepakbolaan di Tanah Air ini.

“Oleh karena itu, diperlukan komunikasi antara Supporter dengan pengurus, agar suara dan pendapat dari supporter ini dapat didengar,” ucapnya.

Menurut Pangeran Siahaan, dengan adanya komunikasi yang baik antara Supporter dengan pengurusan sepakbola tersebut, maka diharapkan kedepannya olahraga sepakbola di Tanah Air semakin membaik. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Apresiasi Pendapatan Pajak Bakeuda Kalsel

BANJARBARU – Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyelenggarakan acara silaturahmi bersama Gubernur Kalsel ynag dalam rangkaiannya juga ada tausyiah bersama KH. Wildan Salman atau Guru Wildan di Aula Idham Khalid Kantor Sekretariat Daerah pada Minggu (5/2) siang. selain dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Acara ini dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Suparno dan Kepala Bakeuda Subhan Nor Yaumil, serta seluruh karyawan dan karyawati Bakeuda yang berjumlah kurang lebih 1.200 orang yang terdiri dari 400 ASN dan 800 tenaga kontrak.

Pada Kesempatan tersebut, Subhan Yaumil menyampaikan capaian target pendapatan pajak Pemprov Kalsel mencapai 108,16 persen. Dan capaian tersebut langsung diapresiasi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor,

Paman Birin (sapaan akrab gubernur) mengatakan, sebuah pemerintahan, yakni pertama Pemerintah itu sendiri, kedua para pengusaha atau pelaku ekonomi dan ketiga adalah Ulama. Konsep keberhasilan pengelolaan sebuah pemerintahan tersebut dengan mencontohkan jayanya Kerajaan Banjar salah satunya hadirnya penasihat kerajaan yakni Datu Kalampayan atau Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari kala itu, yang selalu memberikan inovasi dalam membangun sebuah daerah sebagai partner pemerintahan.

“Peran serta ulama sangat penting, kalau dulu zaman Kerajaan Banjar Datu kelampayan, beliau menjadi penasehat kerajaan dan itulah kenapa hari ini kita semua mendapatkan tausyiah dari Guru dan Alim Ulama,” ungkap Sahbirin Noor.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Kalsel Subhan Yaumil mengatakan, dari sektor pajak mampu meningkatkan kinerja dari target capaian. Di antaranya dari pajak PKB, BBN-KB, pajak air permukaan, PBB-KB dan pajak rokok. Capaian ini menurutnya, menunjukkan perubahan dibanding realisasi pajak tahun sebelumnya yang hanya mencapai 93,94 persen.

“Alhamdulillah, capaian pajak tahun kemarin melebih target yang dibebankan,” ungkap Subhan. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version