26 Mei 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Banggar DPRD Kalsel Bersama TAPD Bahas Peningkatan Pada Sektor Pendapatan

1 min read

Suasana Rapat Banggar DPRD Kalsel Bersama TAPD

BANJARMASIN – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar rapat kerja.

Kegiatan itu mengagendakan pembahasan tentang Rancangan APBD 2023, salah satunya membahas peningkatan di sektor pendapatan, Rabu (9/11).

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK mengatakan kenaikan pendapatan di Kalsel banyak diperoleh dari pajak kendaraan bermotor (PKB) serta hasil pajak bumi dan bangunan (PBB).

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK

Untuk itu, lanjutnya, dalam rapat tersebut, Banggar bersama TAPD menyamakan persepsi terkait penganggaran di Rancangan APBD 2023, diantaranya untuk menggali potensi-potensi yang dapat meningkatkan PAD.

“Kita dorong agar pengelola aset bisa memanfaatkan bangunan milik pemprov yang menganggur apakah sistem sewa dan lain sebagainya untuk bisa berkontribusi dan menghasilkan bagi daerah,” jelasnya kepada wartawan, usai memimpin rapat Banggar.

Sementara itu, Ketua TAPD Kalsel, Roy Rizali Anwar menambahkan bahan prioritas dalam rapat Banggar tersebut adalah bagaimana agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa dimaksimalkan oleh pengelola aset.

Ketua TAPD Kalsel, Roy Rizali Anwar

“Intinya bagaimana memperoleh pendapatan sebanyak-banyaknya agar bisa membelanjakannya juga semaksimal mungkin,” paparnya.

Menurut Roy, dalam rapat itu ada beberapa prioritas penganggaran kegiatan yang belum terakomodir di RAPBD 2023. Sehingga akan dilanjutkan pembahasan di tanggal 15 November mendatang untuk memastikan perhitungan target penerimaan ataupun pendapatan daerah dari SKPD benar-benar maksimal.

“Kita upayakan ini selalu meningkat baik dana transport, dana bagi hasil, dana PAD, dana retribusi dan lainnya,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mencari dan menggali potensi-potensi apa saja yang bisa ditingkatkan untuk menambah pemasukan daerah. (NRH/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.