14 Juni 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Pasar Murah TPID Kalsel Ramai Pembeli

2 min read

Suasana pasar murah di halaman kantor Kecamatan Banjarmasin Barat

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus menerus melakukan pasar murah, untuk kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani, kepada Abdi Persada FM, pada Selasa (1/11) menjelaskan, kegiatan pasar murah di kota Banjarmasin merupakan ketiga kalinya, dan akan dilanjutkan bulan depan, karena digelar secara bergantian di masing-masing tiga belas kabupaten dan kota, sebagai langkah jangka pendek paling tepat dengan cara menjaga stabilitas dan kelancaran bahan pokok.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani

“Pasmur digelar kerjasama TPID Kalsel, Pemda Kabupaten kota dan pelaku usaha,” jelasnya

Birhasani menyampaikan, untuk kegiatan pasar murah ini, beberapa bahan pokok seperti gula, telur ayam ras dan beras, ternyata menjadi primadona yang dibeli warga, baik di kota Banjarmasin maupun kabupaten lainnya. Ia sangat mengapresiasi pasar murah diikuti beberapa SKPD dilingkup Pemprov Kalsel seperti Dinas Perdagangan, Dinas Peternakan Pekerbunan, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura, Dinas Kelautan dan Perikanan, kemudian Bulog, dan para pelaku usaha.

“Disdag kalsel sendiri menjual gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan teh,” ungkapnya

Sementara itu, salah satu pembeli di Pasar Murah Banjarmasin, Nurliani mengatakan, pihaknya terbantu dengan kegiatan ini, karena hampir semua bahan pokok yang dijual harganya jauh lebih murah, daripada dibandingkan di pasar sekitar. Ia berharap setiap bulan akan selalu dilaksanakan, mengingat naiknya harga bahan bakar minyak.

Salah satu pembeli di Pasar Murah Banjarmasin, Nurliani

“Saya beli telur satu raknya Rp45 ribu kalau dipasaran Rp55 ribu, kemudian beras unus mayang perliternya cuma Rp10 ribu, dipasar mencapai Rp15 ribu, sedangkan gula pasir perkilo Rp12 ribu dan untuk minyak goreng tergantung merek dari kisaran Rp12 ribu hingga Rp13 ribu rupiah,” tutupnya panjang lebar.

Untuk diketahui, pasar murah yang digelar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Selatan, terbukti meningkatkan antusias daya beli warga sekitar, mereka tidak hanya membeli bahan pokok seperti telur ayam ras, gula, minyak goreng, beras, juga sayur-sayuran, bawang merah, bawang putih, ikan, ayam serta kopi kemasan, berlokasi di halaman kantor Kecamatan Banjarmasin Barat Jalan Ir. P.M. Noor Kelurahan Pelambuan, dimulai sejak pagi 08.00 – 13.00 WITA. (NHF/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.