22 Juni 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Disdag Kalsel Upayakan Kestabilan Bapok Melalui Pasmur

2 min read

Suasana Pasar Murah di Pasar Kemakmuran Kabupaten Kotabaru

KOTABARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, berupaya dalam waktu jangka pendek melakukan pengendalian inflasi, melalui Pasar Murah untuk kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani, kepada Abdi Persada FM, pada Selasa (25/10) menjelaskan, langkah jangka pendek saat ini yang paling tepat menjaga stabilitas dan kelancaran pasokan barang, khususnya bahan pokok, dalam bentuk pasar murah.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani, meninjau Pasmur

Sesuai arahan dari Gubernur Kalsel, pasar murah dilakukan ke seluruh Kabupaten dan Kota, bekerjasama TPID Kalsel, Pemda Kabupaten kota dan pelaku usaha.

“Bahan pokok yang dijual pada pasmur ini harganya jauh lebih murah, dibandingkan di pasar setempat,” jelasnya

Disampaikan Birhasani, saat ini kondisi ketersediaan bahan pokok masih aman, warga jangan terlalu khawatir, meski ada yang mengalami kenaikan harga akibat naiknya biaya ekspedisi, karena sebagian besar keperluan masyarakat di Kalsel, masih tergantung pasokan dari luar provinsi

“Bapok dari luar diantaranya gula, bawang, minyak goreng, kedelai, cabe, telur ras,dan tepung terigu,” ucapnya

Lebih lanjut Birhasani menambahkan, dalam kegiatan pasar murah yang berlokasi di sekitaran Pasar Kemakmuran Kotabaru, sebagai daerah sampel pencatatan inflasi di Kalsel, diikuti beberapa SKPD dilingkup Pemprov Kalsel seperti Dinas Perdagangan, Dinas Peternakan Pekerbunan, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura, Dinas Kelautan dan Perikanan, kemudian Bulog, agen beras, selanjutnya Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Perdagangan Kabupaten Kotabaru, agen LPG 3Kg, dan BPR.

Suasana Pasar Murah di Pasar Kemakmuran Kabupaten Kotabaru

“Kami apresiasi antusias daya beli warga sangat tinggi dalam memberi bahan pokok seperti telur, bawang merah, bawang putih, migor, beras, sayur-sayuran, tepung, teh dan gas LPG 3kg,” tutupnya. (DISDAGKALSEL-NHF/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.