19 Mei 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Tingkatkan Kualitas SDM Unggul dan Qur’anic, Wapres Buka MTQ Nasional XXIX di Kalsel

2 min read

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin (kanan) saat memukul bedug tanda dibukanya MTQ Nasional XXIX didampingi Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (tengah) dan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (kiri).(Sumber foto : HumasMTQ)

BANJAR – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIX resmi dibuka. Peresmian ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin, di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (12/10) malam.

Dalam sambutannya Wapres mengatakan perkembangan kehidupan beragama selama ini relatif menggembirakan, terutama pada tingkat pelaksanaan ritual keagamaan yang didukung oleh meningkatnya penyediaan sarana dan fasilitas keagamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan keagamaan yang tumbuh subur.

“Salah satu program pembangunan bidang agama adalah peningkatan pemahaman dan pengembangan nilai keagamaan di masyarakat, dan diantaranya adalah melalui kegiatan MTQ,” ucapnya.

MTQ menurutnya merupakan pengembangan syiar Islam dan ikhtiar untuk mengagungkan kalam ilahi, meneguhkan kesuciannya, memperkuat keimanan, dan memperluas fungsi edukatif kitab suci Al-Qur’an bagi umat Islam.

Oleh karena itu tema yang diangkat pada MTQ tahun ini ‘Dengan MTQ Nasional Kita Tingkatkan Kualitas SDM yang Unggul dan Qur’ani Untuk Mewujudkan Masyarakat yang Religius dan Moderat’, diakuinya juga sangat tepat dengan kondisi saat ini.

“Terkait kualitas SDM sesuai dengan perintah dari Ayat pertama Al-Qur’an yakni Iqra (bacalah) yang memiliki makna agar setiap umat Islam menekankan kepada pemupukan ilmu pengetahuan secara terus menerus, bisa dipakai untuk mengoptimalkan peran sebagai khalifah di muka bumi ini,” lanjutnya.

Selain itu, Wapres menyebut setiap umat Islam juga harus menjadi pribadi unggul yang menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan. Sehingga dapat memberi kemaslahatan bagi masyarakat.

“Ilmu pengetahuan merupakan identitas generasi Qur’an. Saya berharap generasi muda Muslim mempunyai identitas tersebut,” harapnya.

Sementara itu Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor berharap, MTQ Nasional XXIX tahun 2022 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mampu menjadi pendobrak semangat umat Islam untuk lebih mencintai Al-Qur’an.

“Substansi dan makna MTQ kiranya mampu menggerakkan seluruh umat Islam untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan utama serta rujukan sekaligus solusi bagi semua persoalan,” harapnya.

Menurutnya, menjadi tuan rumah musabaqah yang diikuti 1.676 peserta dari 34 provinsi merupakan sebuah kebanggaan. Apalagi diakuinya, hal ini menjadi catatan sejarah bagi Kalsel setelah 52 tahun sejak menjadi tuan rumah MTQ Nasional III tahun 1970.

“Sukses bukan hanya untuk Kalsel tetapi juga untuk Indonesia karena berhasil menjaga tradisi kebudayaan Islam dengan melaksanakan Musabaqah Tilawatil Qur’an,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.