Eksekutif dan Legislatif Banjarmasin Tetapkan APBD P 2022

BANJARMASIN – Pemerintah dan DPRD Kota Banjarmasin menetapkan APBD Perubahan tahun 2022, melalui Rapat Paripurna pada Selasa (20/9).

Kepada sejumlah wartawan, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, APBD Perubahan tahun 2022 ditetapkan Rp2,1 triliun untuk belanja daerah. Jumlah itu naik dari APBD murni 2022 sebesar Rp1,8 miliar.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina

“Semua program sudah disepakati, mudahan dapat terealisasi, supaya tidak terjadi banyak SILPA,” harapnya.

Disampaikan Ibnu, dokumen Rancangan Peraturan Daerah APBD Perubahan 2022, yang sudah ditetapkan, akan dikirim ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk segera dievaluasi. Mengingat banyak program infrastruktur yang harus dilaksanakan dalam tiga bulan ke depan, sebelum tahun 2022 berakhir. Diantaranya pembangunan jalan lingkungan.

“Semoga cepat dievaluasi supaya bulan Oktober ini bisa dilaksanakan,” ucap Ibnu

Sementara itu, Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya menjelaskan, dengan telah ditetapkannya APBD Perubahan 2022 ini, maka semua program yang direncanakan dapat terealisasi untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan di kota seribu sungai, agar lebih baik lagi ke depannya.

Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya

“Kita saling sinergi majukan perekonomian dan tingkatkan kesejahteraan warga,” katanya

Lebih lanjut Harry menambahkan, selain penetapan APBD Perubahan tahun 2022, Rapat Paripurna juga dilanjutkan dengan membahas Penyampaian Pertama RAPBD tahun 2023. Rencananya rancangan perda ini akan dibahas bulan Oktober mendatang.

“Saat ini kita mempersiapkan peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-496, yang rencananya akan digelar Rapat Paripurna Sidang Istimewa pada pekan depan,” tutup Harry.

Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, didampingi Wakil Ketua Muhammad Yamin, Matnor Ali dan Tugiatno, dan dihadiri Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, beserta kalangan legislatif dan eksekutif. Dimana masing-masing delapan fraksi, memberikan pemandangan umum. (NHF/RIW/RH)

Gakeslab Kalsel-Teng Gelar Pelatihan Distribusi Alkes

BANJARMASIN – Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Kalimantan Selatan dan Tengah, menggelar pelatihan cara distribusi alat kesehatan, di kota Banjarmasin, pada Selasa (20/9).

Peserta pelatihan

Ketua Gakeslab Kalsel-Teng Yadi Setiadi mengatakan, pelatihan cara distribusi alat kesehatan ini diselenggarakan oleh Gakeslab Kalsel-Teng.

Ketua Gakeslab Kalsel-Teng Yadi Setiadi

“Pelatihan ini dilaksanakan untuk mengedukasi para peserta anggota Gakeslab, agar dapat melaksanakan pendistribusian alat kesehatan yang baik di Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Menurut Yadi, selain pelatihan pendistribusian alat kesehatan, peserta juga diberikan pelatihan menggenai penanggung jawab teknis alat kesehatan, sehingga peserta bisa mengerti cara regulasi serta lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga meminta rumah sakit di Provinsi Kalimantan Selatan hendaknya, menggunakan produk alat kesehatan dalam negeri.

“Saat ini produk kesehatan dalam negeri sudah semakin maju,” ucapnya.

Oleh karena itu, tambah Yadi, pihaknya meminta agar pihak rumah sakit dapat membeli produk produk alat kesehatan dalam negeri.

Dengan membeli produk alat kesehatan dalam negeri, maka mereka turut membantu menghidupkan karya anak bangsa sendiri.

“Saat ini masih banyak rumah sakit yang menggunakan produk impor. Seharusnya, rumah sakit dapat menggunakan produk dalam negeri sebesar 20 persen,” ujar Yadi. (SRI/RIW/RH)

Siswa SMP di Kota Banjarbaru Ikuti Pelaksanaan ANBK, Dedy Sutoyo : Semoga Hasilnya Memuaskan

BANJARBARU – Sejak Senin 19 September 2022, seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tanah air mulai melaksanakan Asasmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), tak terkecuali di Kota Banjarbaru, Kalsel.


Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Dedy Sutoyo menyampaikan, ANBK untuk tahun kedua pelaksanaannya 2022 ini, sudah digelar di satuan pendidikan tingkat SMP di kota ini.


“Mulai 19 hingga 22 September ini, seluruh SMP di Banjarbaru mengikuti ANBK, dan nanti dilanjutkan jadwal pelaksanaannya untuk tingkat SD,” ujarnya, Senin (19/9) di rung kerjanya.

Persiapan untuk mengikuti ANBK oleh satuan pendidikan di Kota Idaman ini menurut Dedy, sudah sangat maksimal.

“Bukan hanya kesiapan peserta didik, tapi juga telah dilakukan simulasi dan pelatihan untuk para proktor (petugas berwenang menangani aspek tekhnis aplikasi pelaksanaan ANBK) di setiap satuan pendidikan, biar mereka siap menjalankan ANBK ini,” jelasnya.

Terkait kelistrikan dan jaringan internet juga menurut Dedy telah disiapkan sebelumnya, agar tak menjadi kendala saat pelaksanaan.

“Kami juga sebelumnya sudah berkoordinasi dengan PLN dan kominfo, untuk support dari jaringan dan kelistrikan, agar tidak terjadi pemadaman saat pelaksanaan,” ucap Dedy.

Ia berharap, pelaksanaan ANBK tahun ini, berjalan lancar, dan hasilnya memuaskan.

Seperti diketahui, ANBK adalah program evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di seluruh satuan pendidikan.

Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) sebagai ganti dari Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Asesmen Nasional sendiri terdiri dari tiga instrumen, yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. (RDM/RH)

Exit mobile version