20 Juni 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Kurangi Limbah, Rachmah Sosper Sekaligus Latih Peserta Ubah Minyak Jelantah Jadi Sabun

2 min read

BATOLA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rachmah Norlias melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Sampah.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta yang berasal dari guru-guru di bawah Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Kalsel juga diberikan pelatihan mengubah limbah minyak jelantah menjadi sabun.

Ketua Komisi I DPRD Kalsel itu turut melibatkan Direktur Bank Sampah, Fatmawati untuk memberikan informasi tentang aturan dan tata cara pengelolaan sampah serta memilah sampah yang masih bisa didaur ulang dan dijual di bank sampah. Selain itu, menghadirkan Pengurus Wilayah Aisyiyah Kalsel, Tri Hariyani Sawitri untuk melatih para peserta mengubah limbah minyak jelantah menjadi sabun.

“Dari segi teorinya kita jelaskan isi Perda tersebut yang mengatur tata cara pengelolaan sampah. Disamping itu, kita mendatangkan narasumber untuk praktik pembuatan limbah minyak jelantah menjadi sabun. Jadi kita tidak hanya teori, tapi juga langsung praktik untuk pengelolaan sampah ini,” katanya kepada wartawan, Kamis (8/9).

Dengan pembuatan minyak jelantah menjadi sabun, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap limbah tersebut dapat bermanfaat dan bernilai ekonomis untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Sementara itu, Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalsel, Tri Hariyani Sawitri menjelaskan selain dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh, limbah minyak jelantah ini juga dapat mencemari lingkungan jika dibuang sembarangan.

Suasana Sosper Anggota DPRD Kalsel, Rachmah Norlias

“Maka itu saya bersama kawan-kawan berinisiatif memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi sabun. Apalagi, bahan yang diperlukan tidak memerlukan modal dan biaya yang besar. Pemanfaatannya pun tidak hanya untuk mandi, melainkan bisa untuk mencuci pakaian dan mencuci piring,” ungkapnya.

Tri menambahkan pelatihan pembuatan limbah minyak jelantah menjadi sabun ini gencar disosialisasikan ke cabang-cabang organisasi di bawah PW Aisyiah Kalsel di 13 Kabupaten/Kota. (NRH/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.