14 Juni 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Kado Hari Jadi ke-72, Gubernur Kalsel Terima Dua Penghargaan Dari Mentan

2 min read

Menteri Pertanian (membelakangi kamera) saat memberikan penghargaan kepada Provinsi Kalsel

JAKARTA – Komitmen Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dalam upaya pembebasan Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK) di Kalimantan Selatan, mendapat apresiasi dari Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo.

Apresiasi itu berupa pemberian penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan 2 (dua) kategori sekaligus. Yakni penghargaan atas keberhasilan sebagai Provinsi Menuju Nol Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dan Penghargaan Kategori Pemerintah Provinsi Dengan Capaian Vaksinasi PMK terbaik, yang diserahkan langsung Menteri Pertanian pada acara Tasyakuran dan Penyerahan Penghargaan Pertanian Tahun 2022, di Gedung Kementerian Pertanian, di Jakarta akhir pekan lalu.

Dua penghargaan ini sekaligus menjadi kado Hari Jadi ke-72 Provinsi Kalimantan Selatan, tahun 2022.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melalui Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalsel, drh.Suparmi menerima penghargaan tersebut.

Paman Birin menyampaikan, bahwa penghargaan ini adalah merupakan hasil kerja nyata dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan PMK, baik di tingkat provinsi maupun tingkat Kkabupaten/ kota yang telah bekerja keras tanpa lelah untuk mengendalikan dan mengamankan ternak rentan PMK diwilayahnya masing-masing.

“Sebagaimana arahan Paman Birin, bahwa satgas harus bergerak cepat, tepat dan akurat dalam melakukan langkah langkah strategis penanganan PMK antara lain dengan melakukan surveilans/ deteksi dini, pengobatan dan pemberian vitamin pada ternak yang terjangkit, peningkatan biosekuti/desinfeksi, pengawasan dan pengetatan lalu lintas Hewan Rentan PMK dari dan ke wilayah Kalimantan Selatan serta percepatan realisasi Vaksinasi PMK tentunya untuk meningkatkan kekebalan Hewan Rentan PMK (HRP)”, papar Suparmi.

Terbukti melalui langkah strategis tersebut, kasus PMK di Kalimantan Selatan dapat dikendalikan bahkan sejak 14 Juli 2022 sampai saat ini sudah tidak ada penambahan kasus baru (nol kasus).

Demikian juga dengan capaian realisasi vaksinasi PMK di Kalsel untuk tahap I realisasi sebanyak 4.717 dosis (112,31 persen) dari target 4 200 dosis.

Sedangkan realisasi vaksinasi tahap II per 13 Agustus 2022, telah tercapai sebanyak 30.927 dosis (70,29 persen) dari target 44.000 dosis, dengan rincian alokasi vaksin sebagai berikut: Banjarmasin 100 dosis; Banjarbaru 1.300 dosis; Banjar 3.000 dosis; Tapin 4.000 dosis; Hulu Sungai Selatan 2.500 dosis; Hulu Sungai Tengah 4.000 dosis; Hulu Sungai Utara 800 dosis; Balangan 1.200 dosis; Tabalong 2.600 dosis; Tanah Laut 12.400 dosis; Tanah Bumbu 6.000 dosis; Kotabaru 3.000 dosis dan Barito Kuala 1.800 serta BPTU-HPT Pelaihari 900 dosis.

“Dengan telah diterimanya 2 penghargaan ini dapat menambah semangat bagi Satgas Penanganan PMK untuk capai realisasi vaksinasi PMK 100 persen pada minggu ketiga bulan Agustus 2022 dan status zero case PMK Kalsel dapat terus dipertahankan dan Kalsel dapat ditetapkan sebagai daerah bebas PMK”, tutup Suparmi. (RIW-DISBUNNAKKALSEL/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.