19 Juni 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Mineral dan Batu Bara Masih Dominasi DTPP di Kalsel

2 min read

Minerba masih mendominasi pengaliran DTPP untuk Kalsel. (Ist/DPMPTSP Kalsel)

BANJARBARU – Semenjak industri batu bara di Kalsel mulai menggeliat positif, penerimaan Dana Transfer Pemerintah Pusat (DTPP) ikut membaik. Disusul permintaan minyak bumi yang turut meningkat dan berimbas ke daerah. Membuat realisasi angka pencairan bagi provinsi ini meningkat tajam hingga 48,94 persen.

Tercatat per Juli 2022, Kalsel kembali menerima pencairan dana transfer dari pemerintah pusat yang ditotalkan mencapai Rp2,6 triliun. Penguatan ini dipengaruhi permintaan batu bara di negara lain meningkat tajam. Tak hanya itu, sektor industri minyak bumi turut berkontribusi.

Kabid Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah Bakeuda Kalsel, Rusma Khazairin, membeberkan, kedua sektor ini diakuinya memang menjadi lumbung penerimaan yang menjanjikan. Meski sempat anjlok akibat pandemi, namun, kali ini berhasil menguat secara positif.

Kabid Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah Bakeuda Kalsel, Rusma Khazairin

“Yang terbesar sebagai penyumbang khusus dana transfer pemerintah pusat untuk Kalsel memang berasal dari dua sektor ini,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Rabu (3/8) siang.

Menurut Rusma, angka tersebut jauh meningkat dibandingkan Juni lalu yang hanya terealisasi sekitar Rp1,2 triliun. Sehingga, kontraksi perekonomian di Kalsel untuk penerimaan sektor industri batu bara dan minyak bumi masih dapat terkendali dengan baik dan aman.

“Tak hanya itu alokasi dana bagi hasil juga sudah tercapai 28 persen dan itu sudah masuk dalam transfer ke daerah,” bebernya.

Bahkan, royalty pembagian mineral dan batu bara pada semester pertama untuk Kalsel berhasil menyentuh angka hingga Rp325 miliar.

“Untuk nilainya itu sekitar 45 persen artinya ada peningkatan,” ucapnya.

Sementara penerimaan pada Juli 2022 lalu, ungkap dia, telah tercapai Rp1,3 triliun lebih dengan realisasi tambahan Rp84 miliar.

“Penerimaannya masih dominan dari sektor industri batu bara dan minyak bumi,” tutup Rusma. (RHS/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.