22 Juni 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Kalsel Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 Region Kalimantan

2 min read

Sekdaprov kalsel membuka sosialisasi Indonesia's FOLU net sink 2030 region Kalimantan

BANJARBARU – Universitas Lambung Mangkurat menjadi tuan rumah pelaksanaan sosialisasi Indonesia’s FOLU net sink 2030 region Kalimantan, yang digelar Kamis (7/7).

Penanaman pohon tanda dimulainya sosialisasi Indonesia’s FOLU net sink 2030 region Kalimantan

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, berhadir Plt Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian LHK RI, Ruandha Agung Sugardiman, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, Rektor Universitas Lambung Mangkurat Sutarto Hadi, beserta sejumlah Kepala Dinas (Kadis) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel. Rangkaian kegiatan sosialisasi dimulai dengan penanaman pohon dan pelepasan satwa di kawasan kampus Universitas Lambung Mangkurat di Banjarbaru.

Kepada sejumlah wartawan, Plt Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian LHK RI, Ruandha Agung Sugardiman mengatakan, pada penanaman pohon tersebut, terdapat 500 bibit pohon berjenis kayu ulin yang ditanam dalam kegiatan FOLU net sink.

“Sebanyak 500 bibit dengan jenis kayu ulin ditanam pada kesempatan ini, diharapkan mudah-mudahan menjadi semangat kita untuk berkontribusi di dalam Indonesia memenuhi komitmennya di Internasional menurunkan emisi rumah kaca 2030 nanti,” ucap Ruandha.

Ruandha menambahkan, upaya nyata yang bisa dilakukan oleh Kalimantan Selatan untuk menurunkan emisi rumah kaca yakni dengan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan peningkatan cakupan lahan hutan.

“Adanya Taman Hutan Hujan Tropika merupakan upaya nyata dari peningkatan cakupan lahan hutan di Kalsel,” lanjut Ruandha.

Di tempat yang sama, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar menyampaikan, pihaknya bersyukur sosialisasi FOLU net sink 2030 dilaksanakan di Banua Kalimantan Selatan (Kalsel), sehingga dari hasil kajian sosialisasi ini akan disusun pedoman-pedoman pelaksanaan sampai dengan tingkat dampak.

“Apa yang menjadi kewenangan, tugas, dan kewajiban Pemprov Kalsel, dilakukan apa, kemudian sumber dana dari mana, yang memerlukan kontribusi dari semua pihak,” ungkap Roy.

Roy menambahkan, untuk menurunkan emisi rumah kaca, pihaknya akan terus melaksanakan program revolusi hijau, dimana program tersebut telah berhasil merehabilitasi hutan dan lahan kritis lebih dari 168 ribu hektar.

Di tempat yang sama, Rektor Universitas Lambung Mangkurat Sutarto Hadi menyampaikan, pihaknya mengaku bersyukur, bangga dan terhormat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menjadi tuan rumah kegiatan sosialisasi FOLU net sink 2030.

“Ini selaras dengan visi misi ULM untuk menjadi perguruan tinggi terkemuka dan berdaya saing di lingkungan lahan basah,” ucap Sutarto. (MRF/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.