20 Juni 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Kendalikan PMK, Capaian Vaksin di Kalsel Sudah 75,55 Persen

2 min read

Gubernur Kalsel (kiri) melepas secara simbolis Tim Pengawas dan Pemeriksa Hewan Kurban Kalsel

BANJARBARU – Provinsi Kalimantan Selatan diklaim sudah mampu mengendalikan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak, di 3 kabupaten. Yakni di kabupaten Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah dan Tanah Laut. Bahkan, kasus PMK di kabupaten Hulu Sungai Utara, berhasil ditekan menjadi 0 kasus.

Gubernur Kalsel (kanan) saat menerima secara simbolis bantuan vaksin PMK dari Kementrian Pertanian

Hal ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, saat memimpin apel siaga Pengendalian dan Penanganan PMK di Kalsel, pada Senin (27/6) di halaman kantor Setdaprov di Banjarbaru.

Meski begitu, dalam sambutannya Gubernur mengingatkan pihak terkait, untuk tetap waspada terhadap penyebaran wabah PMK ini. Terutama jelang perayaan Idul Adha, dimana permintaan hewan ternak untuk kurban meningkat.

“Kita harus pastikan seluruh ternak di Kalsel, sehat dan terbebas dari penyakit termasuk PMK. Namun saya juga meminta masyarakat untuk tidak takut mengonsumsi daging kurban, karena penyakit PMK tidak menular kepada manusia. Ternak yang sudah dinyatakan sembuh dari PMK, dagingnya aman untuk dikonsumsi,” jelas Gubernur dalam sambutannya.

Lebih lanjut Gubernur juga berterima kasih kepada Kementerian Pertanian, yang sudah mengalokasikan 4.200 dosis vaksin PMK tahap pertama untuk Kalsel. Gubernur berharap, ikhtiar pemberian vaksin ini, menjadi jalan bagi Kalsel untuk kembali berstatus bebas dari penyakit pada ternak, khususnya PMK.

“Provinsi Kalsel termasuk 19 provinsi di Indonesia, yang terkena wabah PMK ini. Sehingga Kementrian Pertanian memberikan alokasi vaksin untuk Kalsel. Pemberian vaksin ini, harus selesai pada 29 Juni 2022 nanti, di 12 kabupaten penerima. Sehingga ini semakin memperkuat keyakinan masyarakat, terkait keamanan dan kesehatan ternak, jelang Idul Adha tahun ini,” tutup Gubernur

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel Suparmi memastikan, sebanyak 3.173 ekor ternak khususnya sapi, sudah mendapatkan vaksin PMK di 12 kabupaten, terhitung sejak Sabtu (25/6) hingga Minggu (26/6). Jumlah ini setara dengan 75,55 persen dari alokasi 4.200 dosis vaksin PMK, yang dialokasikan Kementrian Pertanian untuk Kalsel pada tahap pertama ini.

“Insya Allah, pada 29 Juni 2022 nanti, 4.200 dosis vaksin itu sudah diberikan kepada ternak sehat di 12 kabupaten di Kalsel, kecuali kota Banjarmasin. Capaian 100 persen akan terwujud, seiring dengan selesaikan pemberian 900 dosis vaksin di kabupaten Tanah Laut, yang dimulai pada hari ini, Senin (27/6)”, jelas Suparmi kepada wartawan usai mengikuti apel siaga.

Pada kesempatan apel siaga ini, Gubernur Kalsel menerima secara simbolis bantuan vaksin PMK dari Kementrian Pertanian. Selanjutnya Gubernur juga melepas Tim Pengawas dan Pemeriksa Hewan Kurban Provinsi Kalsel, ke 13 kabupaten kota. Tim ini bertugas untuk memastikan, seluruh ternak kurban tahun ini dalam kondisi sehat dan bebas penyakit, termasuk PMK. (RIW/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.