7 Juli 2022

Dispar Kalsel Gelar Pelatihan Website dan Medsos

2 min read

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin, membuka secara resmi pelatihan Website dan Media Sosial Produk Kreatif

BANJARMASIN – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar pelatihan Website dan Media Sosial Produk Kreatif, dengan tema ‘Kalimantan Selatan bergerak melalui digitalisasi produk ekonomi kreatif, menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan’.

Suasana pelatihan Website dan Media Sosial Produk Kreatif

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, pada Rabu (22/6) sore mengatakan, adanya pandemi COVID-19 yang melanda di seluruh dunia hampir dua tahun ini telah merubah pola pikir, cara pandang dan perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Seluruh sektor ikut merasakan termasuk pariwisata dan ekonomi, sehingga kemampuan beradaptasi dan berinovasi menjadi kunci untuk bertahan. Dengan digelarnya pelatihan ini dapat menjelaskan secara rinci dan detail, untuk menjadikan Website dan Media Sosial, sebuah usaha dalam strategi marketing.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin

“Peserta bisa saling berdiskusi, bertukar wawasan, pentingnya Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), terutama brand yang menjadi kekuatan utama produk ekonomi kreatif,” ungkapnya

Syarifuddin menyampaikan, dengan dirubahnya tantangan menjadi peluang, para pelaku usaha dapat semakin memajukan usahanya, sejalan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk dapat maju di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, melalui kerjasama dan kolaborasi Pemda dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia, fasilitas, sarana dan prasana.

“Sektor usaha ekonomi kreatif banua dapat memanfaatkan kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi, untuk mendorong produktivitas,” kata mantan Pjs Bupati Kotabaru ini.

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, dalam pelatihan Website dan Media Sosial Produk Kreatif ini, masing-masing narasumber memberikan penyampaian strategi Kalimantan Selatan membangun ekonomi kreatif dan lemasaran produk era digitalisasi, kemudian menghadapi tantangan dan peluang pengembangan sektor ekonomi kreatif bagi Pariwisata di Kalsel, serta strategi optimalisasi penjualan produk kreatif melalui Media Sosial.

“Munculnya berbagai media alternatif dalam memasarkan produk, jasa dan membentuk branding, harus difahami mulai karakter, kelebihan dan kekurangan,” tutup Syarifuddin.

Untuk diketahui, pelatihan pembuatan Website dan Media Sosial produk kreatif ini, berlangsung di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, dibuka secara resmi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin, diikuti 34 peserta tersebar di 13 kabupaten dan kota, selama dua hari 22 – 23 Juni 2022, dengan menghadirkan beberapa narasumber diantaranya dari Kemenparekraf RI dan Dosen ULM. (NHF/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

yd Project. | Newsphere by AF themes.