22 Mei 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

2022, RSGM GUSTI HASAN AMAN KALSEL SIAPKAN BERBAGAI INOVASI

2 min read

Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman, Provinsi Kalsel, Sapta Rianta Hutasoit

BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, tahun 2022 ini telah mempersiapkan berbagai inovasi.

Kepada Abdi Persada FM, Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman, Provinsi Kalimantan Selatan Sapta Rianta Hutasoit, melalui sambungan telepon pada Kamis (24/2) mengatakan, ditahun 2022 ini pihaknya memiliki berbagai inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi semua lapisan masyarakat, dengan cara berupaya menjadikan sebagai Badan Layanan Umum Daerah atau BLUD, kemudian naik tingkat menjadi rumah sakit tipe A, dan membuat pelayanan semakin meningkat yaitu RSGM sebagai pusat pelayanan gigi di Kalsel.

“Saya mengupayakan, setelah lulus pasca sarjana dari Fakultas Kedokteran, Magister Kesehatan Jurusan Analisis Kebijakan Kesehatan ini, dapat semakin meningkatkan setiap kebijakan dengan kemampuan manager yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Disampaikan Sapta, selama menempuh masa study satu tahun lima bulan, di masa masih pandemi COVID-19 tentulah menghadapi berbagai macam tantangan, namun semuanya mampu dilalui berkat dukungan penuh dari suami, tiga buah hatinya, keluarga besar serta jajaran di RSGM. Untuk judul tesis yang digarap pada bulan Desember 2021 tadi, tentang hubungan penggunaan APD level 3 dan ruangan bertekanan negatif terhadap keselamatan tenaga kesehatan pada tindakan aerosol, dan telah mengantarkan sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 4,00.

“Memang tingkat kesibukan yang tinggi, mulai Direktur RSGM, kuliah S2 dan punya praktek, dan semua bisa terakomodir, yakni ia mengagendakan setiap kegiatan di google kalender dibantu asisten,” katanya.

Wanita kelahiran Medan 24 September 1971 ini menambahkan, selama ini di RSGM Gusti Hasan Aman dalam memberikan pelayanan bagi pasien di ruangan bertekanan negatif,
yaitu sebuah ruangan yang disaring dengan Hepafilter, sehingga udara yang dikeluarkan sudah sangat aman, dan tidak akan terkontaminasi COVID-19. Sebelumnya dimiliki ruang enam ruangan, sekarang ini ditambah enam, sehingga ada sebanyak 12 buah ruangan.

“Dengan maksimalnya kami melayani, masyarakat diminta tidak perlu takut untuk berobat, saat mengalami sakit terutama di bagian gigi dan mulut,” tutup Sapta.

Seperti diketahui, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman adalah rumah sakit daerah yang memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, menggunaan teknologi modern. Sehingga pelayanan kesehatan gigi yang diberikan kepada masyarakat selalu berkembang, seiring kemajuan ilmu pengetahuan. (NHF/RDM/APR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.