DPRD Banjarmasin Apresiasi Peran Senkom Mitra Polri

BANJARMASIN – Kalangan legislatif sangat mengapresiasi hadirnya Sentra Komunikasi Mitra Polri, yang aktif menangani berbagai persoalan di masyarakat.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali, kepada wartawan, Kamis (17/2), adanya organisasi kemasyarakatan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri ini, berperan aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban di lingkungan masyarakat, dan ikut serta memberantas narkoba.

“Mereka ini berjiwa sosial tinggi, bila ada persoalan atau bencana, segera memberi bantuan tanpa pamrih,” ucapnya

Disampaikan Matnor, hadirnya organisasi ini sangat membantu, karena personelnya siap turun langsung ke lapangan. Ia berharap, pemerintah kota dapat memberi dukungan penuh.

“Kami sangat berterima kasih dengan organisasi ini,” jelasnya

Lebih lanjut Matnor Ali menambahkan, untuk jumlah anggota Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri ada sekitar 1.500 orang se Kalsel, semuanya sudah terlatih baik dalam menangani bencana, bela negara, serta pencegahan narkoba.

“Kami minta juga Senkom Mitra Polri, turut mengantisipasi penanganan COVID-19, di masa sekarang ini, terlebih munculnya varian baru Omicron,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Masyarakat Diminta Waspadai Penawaran Binary Option dan Broker Ilegal

JAKARTA – Satgas Waspada Investasi (SWI) meminta masyarakat mewaspadai penawaran binary option dan broker ilegal, yang tidak terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, yang dilakukan oleh afiliator ataupun influencer yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Kegiatan perdagangan online yang dilakukan binary option itu ilegal karena bersifat judi, tidak ada barang yang diperdagangkan. Sifatnya hanya untung-untungan. Menang atau kalah dalam menebak harga suatu komoditi dan naik atau turunnya dalam periode tertentu, yang bisa merugikan masyarakat,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing.

Untuk melindungi masyarakat dari kerugian yang timbul, SWI telah memanggil sejumlah afiliator dan influencer yaitu Indra Kesuma, Doni Muhammad Taufik, Vincent Raditya, Erwin Laisuman dan Kenneth William yang diduga telah memfasilitasi produk binary option dan broker ilegal yang tidak terdaftar di Bappebti. Seperti Binomo, Olymptrade, Quotex dan Octa FX serta melakukan kegiatan pelatihan perdagangan tanpa izin.

Dalam pertemuan virtual dengan para influencer tersebut, SWI meminta mereka menghentikan kegiatan promosi dan pelatihan trading serta menghapus semua konten promosi dan pelatihan trading yang ada di media sosial masing-masing. Hadir dalam pertemuan itu, anggota SWI dari Bareskrim Polri, OJK, Bappebti Kementerian Perdagangan dan Kementerian Kominfo.

Selain persoalan binary option¸ SWI dalam kegiatan penindakannya juga telah menghentikan kegiatan 21 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat. Entitas tersebut, yakni 16 kegiatan Money Game, 3 perdagangan aset kripto tanpa izin; dan 2 perdagangan robot trading tanpa izin.

Menurut Tongam, belakangan ini marak penawaran investasi berbasis website ataupun aplikasi yang harus diwaspadai karena pelakunya memanfaatkan ketidakpahaman masyarakat untuk menipu dengan cara iming-iming pemberian imbal hasil yang sangat tinggi dan tidak wajar, namun terlebih dahulu masyarakat diminta menempatkan atau menyetorkan dananya.

SWI meminta, sebelum melakukan investasi, masyarakat harus sejumlah hal terlebih dulu. Pertama, memastikan pihak yang menawarkan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan. Kedua, memastikan pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar, dan ketiga, memastikan jika terdapat pencantuman logo instansi atau lembaga pemerintah dalam media penawarannya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, SWI dalam tugasnya melindungi masyarakat, juga kembali menemukan dan menutup 50 entitas pinjaman online ilegal yang beredar melalui aplikasi di telepon genggam dan di website yang dapat merugikan masyarakat.

“Sejalan dengan penegakan hukum yang dilakukan Kepolisian dengan menangkap pelaku pinjol ilegal, kami terus melakukan pencegahan melalui patrol siber dan menutup entitas pinjol ilegal yang kembali kami temukan,” kata Tongam.

Menurut Tongam, pemberantasan pinjol ilegal memerlukan kerjasama dari seluruh pihak, terutama masyarakat agar jangan mengakses pinjol ilegal yang bisa merugikan. Masyarakat yang membutuhkan dana untuk keperluan produktif diminta meminjam pada fintech lending yang berizin di OJK.

SWI yang terdiri dari 12 kementerian dan lembaga terus berupaya memberantas kegiatan pinjol ilegal dengan meningkatkan literasi masyarakat dengan menyebarkan konten- konten edukasi terhadap bahaya pinjol ilegal. Saat ini beberapa media ruang di wilayah DKI Jakarta telah menayangkan iklan layanan masyarakat mengenai waspada pinjol ilegal.

Sejak 2018 hingga Februari 2022 ini, Satgas sudah menutup sebanyak 3.784 pinjol Ilegal. Satgas Waspada Investasi mendorong penegakan hukum kepada para pelaku pinjaman online ilegal ini dengan terus menerus juga melakukan pemblokiran situs dan aplikasi agar tidak diakses oleh masyarakat.

Tidak hanya kegiatan pinjol ilegal dan kegiatan investasi ilegal, Satgas Waspada Investasi juga menemukan lima usaha pegadaian swasta ilegal yang dilakukan tanpa izin dari OJK sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 31/POJK.05/2016 tentang Usaha Pergadaian (POJK). Sejak tahun 2019 hingga Februari 2022 ini, Satgas sudah menutup sebanyak 165 kegiatan pegadaian Ilegal. Satgas Waspada Investasi meminta kepada masyarakat untuk tidak bertransaksi dengan usaha gadai swasta yang ilegal dan jika ingin melakukan transaksi dengan kegiatan usaha gadai, agar dapat menggunakan usaha gadai yang terdaftar di OJK.

Satgas Waspada Investasi, juga telah meluncurkan minisite Satgas Waspada Investasi dengan alamat https://www.ojk.go.id/waspada investasi/id/Default.aspx. Minisite ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai daftar entitas ilegal, pinjaman online ilegal serta pergadaian ilegal yang telah dihentikan oleh Satgas Waspada Investasi. Selain itu minisite Satgas Waspada Investasi berfungsi juga sebagai sarana edukasi kepada masyarakat.

Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 157, WA 081157157157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id. Untuk informasi mengenai aset kripto bisa dilihat di website https://www.bappebti.go.id/. Sedangkan pengaduannya bisa mengakses ke https://pengaduan.bappebti.go.id. (OJK-RIW/RDM/RH)

Warga Banjarmasin Diimbau Kembali Perketat Penerapan Prokes COVID-19

BANJARMASIN – Dengan ditetapkannya Kota Banjarmasin pada level 3 PPKM oleh Pemerintah Pusat. Maka, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengajak warga kota ini, untuk kembali perketat penerapan protokol kesehatan COVID-19.

“Karena status PPKM di Kota Banjarmasin berada di level 3, maka pihaknya mengajak seluruh warga untuk kembali perketat penerapan protokol kesehatan COVID-19,” ucap Ibnu.

Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Kota Banjarmasin juga mengajak warga, untuk optimis bahwa pandemi COVID-19 ini, akan segera berlalu.

“Alasan Kota Banjarmasin berada pada PPKM level 3, karena capaian vaksinasi lansia masih berada dibawah 60 persen,” ungkapnya.

Ibnu menjelaskan, Pemerintah Kota Banjarmasin menghadapi kendala, untuk peningkatan capaian vaksinasi lansia di Kota Banjarmasin, disebabkan, banyaknya lansia memiliki hipertensi.

“Untuk melakukan vaksinasi COVID-19 kepada lansia, tidak semudah warga umum lainnya,” ucapnya.

Menurut Ibnu, ketika lansia mau mengikuti vaksinasi, tentunya dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Pada saat dilakukan pemeriksaan inilah ternyata banyak lansia memiliki komorbit seperti hipertensi.

“Karena memiliki hipertensi tersebut, maka lansia tidak bisa diberikan suntik vaksin tersebut,” ujar Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Pusling Dispersip Kalsel Sambangi Sekolah di Batola

BATOLA – Sebagai upaya mempromosikan dan meningkatkan minat baca secara terus menerus, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menurunkan sejumlah armada perpustakaan keliling ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jejangkit Muara 1 dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kelompok Belajar (KB) Harapan Bangsa di Kecamatan Jejangkit, Rabu (16/2).

Kepala SDN Jejangkit Muara I, Muhammad Ihsak mengucapkan terima kasih atas kedatangan pusling Dispersip Kalsel ke sekolahnya karena kegiatan ini sangat berguna untuk menambah wawasan siswa-siswa SDN tersebut. Dirinya berharap kegiatan ini terus berkelanjutan sehingga anak-anak mendapatkan banyak pengetahuan dari buku-buku yang dibawa oleh pusling Dispersip Kalsel.

Kepala SDN Jejangkit Muara 1, Muhammad Ihsak

“Kami sangat terkesan sekali dengan acara ini karena ini sangat berguna untuk menambah wawasan anak-anak kami. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berkelanjutan dan ke depan anak-anak kami mendapatkan banyak pengetahuan dari pusling ini,” katanya.

Sementara, Kepala PAUD TK Harapan Bangsa, Nurliana mengaku sangat senang dan bersyukur karena dengan adanya kegiatan pusling Dispersip Kalsel ini yang memberikan dampak positif terhadap anak-anak dengan semakin semangat dan senang membaca.

“Kami sangat senang dan bersyukur dengan kedatangan pusling ini karena dengan adanya kegiatan ini anak-anak semakin senang dan semangat membaca. Meskipun ada yang tidak bisa membaca, namun anak-anak sangat senang melihat gambar-gambar di buku yang dibawa Pusling, “ terangnya.

Suasana kedatangan Pusling yang disambut antusias oleh para siswa SDN dan PAUD KB

Untuk diketahui, Dispersip Kalsel dibawah kepemimpinan Nurliani Dardie terus menyambangi daerah-daerah pelosok untuk meningkatkan minat baca. Mengingat terbatasnya bahan bacaan yang tersedia di lembaga pendidikan setempat. Pusling Dispersip Kalsel selalu mendapatkan antusias masyarakat setiap kali armada mereka mengunjungi daerah-daerah pelosok. (NRH/RDM/RH)

Reses di Anjir Muara, Warga Harapkan Layanan Bus Transbanjarbakula

BATOLA – Keberadaan moda transportasi darat Bus Trans Banjarbakula yang baru beberapa pekan beroperasi di koridor 3, yang melayani rute dari Pal 6 hingga ke halte Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB), ternyata menarik minat masyarakat Kabupaten Barito Kuala (Batola), khususnya warga yang berada di wilayah Anjir Muara.

Suasana Reses Anggota DPRD Kalsel, Hasanuddin Murad di Desa Anjir Muara Kota

Ketertarikan warga Anjir Muara ini terungkap saat Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Hasanuddin Murad, SH, melakukan Reses di Daerah Pemilihan III Barito Kuala (Batola), Rabu (15/2), bertempat di Desa Anjir Muara Kota, Kecamatan Anjir Muara.

Tokoh masyarakat Desa Anjir Muara Kota, Hairullah mengatakan, sudah sekian tahun warga Anjir Muara, khususnya yang tidak memiliki kendaraan roda 2 ataupun roda 4 kesulitan bila hendak bepergian ke Banjarmasin. Karena taksi angkutan umum yang dulu pernah ada sekarang sudah lama tidak beroperasi lagi.

“Kami berharap kepada Bapak Hasanuddin Murad sebagai Anggota DPRD Provinsi Kalsel yang mewakili warga Batola agar dapat memperjuangkan alat transportasi umum seperti bus transbanjarbakula agar rutenya bisa juga melayani warga Anjir Muara dan Anjir Pasar menuju Banjarmasin,” pintanya.

Menanggapi permohonan dari warganya, mantan Bupati Batola dua periode inipun berjanji akan menyampaikan usulan tersebut ke Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel.

“Ini usulan yang bagus, nanti saat rapat dengan Dinas Perhubungan (Provinsi Kalsel) akan saya sampaikan dan akan saya perjuangkan juga agar Bus Transbanjarbakula tersebut bisa melayani sampai ke Anjir Pasar yang berbatasan dengan Kapuas Kalteng, sehingga bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Kalsel”, tandas Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalsel dari Fraksi Golongan Karya. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Exit mobile version