26 Mei 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

SLB C Negeri Pembina Kalsel, Dukung Pelaksanaan PTM 100 Persen

2 min read

Kepala Sekolah SLB C Negeri Pembina Kalsel

BANJARBARU – SLB C Negeri Pembina Kalsel, mengapresiasi diadakannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 Persen oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknplogi (Kemendikbudriset). Dengan adanya PTM 100 persen ini, maka para peserta didik di SLB C Negeri Pembina Kalsel dapat bertatap muka secara langsung dengan para murid dan guru, serta dapat berinteraksi sosial yang dapat meningkatkan kemampuan motorik mereka.

Hal ini diungkapkan, Kepala Sekolah SLB C Negeri Pembina Kalsel Rosita Sari, Kepada Abdi Persada FM belum lama tadi.

Rosita menyampaikan, sejak bulan Oktober 2021, pihaknya sudah melaksanakan ujicoba pelaksanaan PTM 100 persen. Ujicoba ini dilakukan dengan pembagian murid sebesar 50 persen perkelasnya, sehingga dengan berjalannya waktu para orang tua murid menganggap PTM merupakan hal yang bagus untuk kembali dilakukan.

“Orang tua murid menganggap ini hal yang bagus dan tidak terjadi apapun seperti penyebaran pandemi covid-19, sehingga PTM 100 persen langsung diberlakukan pada bulan Desember tahun 2021,” ungkap Rosita.

Rosita menambahkan, uji coba pemberlakuan PTM yang pihaknya lakukan dibulan Oktober, November, dan Desember, bertujuan untuk mengetahui tingkat keamanan pelaksanaan PTM 100 Persen dibulan selanjutnya.

“Kami sangat mendukung sekali, karena dengan kami yang hanya mempunyai murid sebanyak 245 orang, artinya kami tidak mempunyai masalah dalam penerapan PTM 100 persen ini,” lanjutnya.

Rosita melanjutkan, meskipun para murid SLB C Negeri Pembina Kalsel belum mencapai 70 persen dalam target vaksinasi, namun pihaknya memastikan tidak akan terdapat klaster covid-19 di SLB C Negeri Pembina Kalsel.

“Karena terkait dengan kekurangan Auto Imun mereka itu tidak menjadi masalah buat kami, karena penerapan protokol kesehatan (Prokes) COVID-19 yang masih diberlakukan di sekolah ini,” sahut Rosita.

Selain para guru yang mendukung diadakannya PTM 100 persen, disampaikannya para orang tua murid pun, juga mendukung pelaksanaan PTM ini, hal ini dikarenakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk para murid yang terdiri dari para anak berkebutuhan khusus, dinilai tidak efektif dilaksanakan. (MRF/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.