14 Juni 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Gairah Investasi Meningkat, PMDN Kalsel Berhasil Berada Pada Peringkat 12 Nasional

2 min read

Kepala Dinas PMPTSP provinsi Kalsel, Nafarin

BANJARBARU – Realisasi Investasi di Kalimantan Selatan (Kalsel) di Triwulan III (Juli – September) tahun 2021, mencapai Rp4.2 Trilyun. Dengan angka tersebut, maka terjadi kenaikan hampir mencapai 215 persen dibanding Triwulan III tahun 2020.

“Terhitung sejak Januari hingga September 2021, total investasi yang ada di Kalsel nilainya sebesar 9,34 trilyun rupiah dengan total jumlah 2.539 proyek,” ujar Kepala Dinas Permodalan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) provinsi Kalsel, Nafarin, Senin (22/11).

Tahun ini, lanjut Nafarin, dengan nilai investasi di sektor Penananaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 8,4 Trilyun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 978,8 Milyar.

PMDN Kalsel berhasil meraih peringkat 12, sedangkan PMA Kalsel masih berada di peringkat 25 secara Nasional.

“Kalau khusus Triwulan tiga saja, kita berada di peringkat 10, namun jika di hitung secara keseluruhan mulai Januari hingga September, PMDN kita berada di peringkat 12 dari 34 provinsi,” ungkap Nafarin.

Diungkapkannya, sektor tambang hingga saat ini masih berperan paling tinggi dalam meningkatkan PMDN Kalsel, dilanjutkan oleh sektor industri kimia dan farmasi di posisi kedua.

“Posisi pertama PMA juga masih di pegang oleh sektor tambang, dan peringkat kedua yaitu sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi,” ungkap Nafarin.

Tingginya minat investasi di sektor pertambangan, menurut Nafarin, tidak terlepas dari kondisi pandemi yang sudah mulai melandai.

Berdasarkan lokasi, proyek paling banyak ada di kota Banjarmasin dengan jumlah 216 Proyek (PMA 7 proyek, PMDN 209 proyek) dengan nilai investasi Rp170,738 Milyar.

“Nilai investasi terbesar ada di kabupaten Banjar dengan nilai investasi sebesar 1,1 milyar rupiah dengan jumlah 112 proyek” terang Nafarin.

Nafarin menargetkan di tahun 2021, realisasi investasi di Kalsel dapat menembus angka Rp10,8 Trilyun baik di tingkat Nasional maupun RPJMD.

“Saat ini kita sudah mencapai 86,7 persen. Harapan kita di Triwulan ke empat atau bulan Desember target ini sudah dapat terpenuhi,” pungkasnya. (TR21-01/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.