22 Juni 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

BPBD Kalsel Bagikan Ribuan Masker Untuk Ingatkan COVID-19 Harus Tetap Diwaspadai

2 min read

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel bagikan ribuan masker bagi pengguna jalan di kawasan bundaran Simpang Empat Banjarbaru, Jum’at (19/11) sore.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalsel Abriansyah Alam menyebut, pembagian masker ini sebagai upaya edukasi kepada masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan COVID-19.

“Ini adalah stimulan dan juga pengingat, bahwa COVID-19 belum berkahir,” jelasnya di sela pelaksanaan pembagian masker.

Alam berujar, meski COVID-19 di Banua saat ini terus mengalami penurunan, namun harus tetap siaga dan jangan pernah lengah.

Suasana pembagian masker di Banjarbaru, Jum’at (19/11)

“Stigma di masyarakat saat ini, COVID-19 sudah berakhir. Akhirnya jalanan penuh, tempat-tempat berkumpul juga penuh,” ujarnya.

Ia berujar, harapan dari semua pihak termasuk pemerintah juga sama dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat, yakni COVID-19 berakhir, namun yang terjadi belumlah sesuai harapan.

“Untuk itu, kita wajib mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.

Mengenai pembagian masker di Banjarbaru ini, Alam menyebut kegiatan ini juga akan dilaksanakan di 12 Kabupaten Kota lainnya. Yang mana pelaksanaan kegiatan bekerjasama dengan BPBD setempat.

“Hari ini di Banjarbaru kami siapkan 25ribu masker. Tergantung daerah, seperti Banjarmasin pasti lebih banyak,” jelasnya.

Secara total disampaikan Alam, pihaknya telah menyiapkan 200-300 ribu masker untuk dibagikan kepada masyarakat di 13 Kabupaten Kota se-Kalsel..

Untuk diketahui, data terbaru COVID-19 di Kalsel pada Jumat (19/11), ada 4 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19. Dengan begitu, angka kesembuhan menjadi 96,55 persen, atau total sebanyak 67.472 orang sudah sembuh dari COVID-19.

Data terbaru satgas penanganan COVID-19 Kalsel itu juga menunjukkan, ada tambahan 1 kasus baru terdata dan menjadikan angka kasus mencapai 0,03 persen. Dengan kata lain, dari total 69.886 kasus yang terdata sejak Maret 2020, tersisa sebanyak 24 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan karantina khusus serta isolasi mandiri. Sedangkan angka kematian hingga hari ini mencapai 3,42 persen. Total 2.390 orang dinyatakan meninggal dunia akibat COVID-19 di Kalsel. (ASC/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.