19 Mei 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Komisi VIII DPR RI Kunjungi BRSPDM Budi Luhur Banjarbaru

2 min read

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwang Dasopang

BANJARBARU – Rombongan Komisi VIII DPR RI menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp 199 Juta dari Kementrian Sosial dalam kunjungan kerja spesifik ke Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Mental (BRSPMD) Budi Luhur Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (3/11).

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwang Dasopang mengaku senang dengan pelayanan yang disediakan BRSPMD Budi Luhur Banjarbaru terhadap para penyandang disabilitas.

“Kami tentu sangat bergembira, karena apa yang kami diskusikan di Jakarta, apa yang kita harapkan dari pelayanan terhadap masyarakat yang kurang berkemampuan baik segi ekonomi maupun fisik, semua sudah ada disini,” ucap Marwang.

Selain penyerahan bantuan, dalam kunjungannya, Marwang Dasopang juga melakukan pemotongan pita tanda diresmikannya Mobil Akses Penyandang Disabilitas (Accessible Vehicle), yang digunakan untuk memudahkan akses penyandang disabilitas maupun orang yang memiliki gangguan mobilitas.

“Kalau mobil akses seperti ini kita letakkan di seluruh wilayah Indonesia, tentunya akan sangat membantu sekali,” imbuh Marwang.

Komisi VIII DPR RI, lanjut Wakil rakyat yang berasal dari fraksi PKB ini sejatinya tidak pernah henti mencari inovasi baru dalam melayani masyarakat seiring dengan perkembangan teknologi.

“Bukan hanya perkembangan teknologi, perhatian kita juga tertuju dengan baik terhadap Atensi kepada para saudara kita yang memiliki kekurangan karena kehendak Tuhan,” jelas Marwang.

Di tempat yang sama mendampingi rombongan Komisi VIII DPR RI, Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas, Eva Rahmi Kasim mengungkapkan kunjungan ini juga dilakukan untuk melihat langsung program edukasi sosial di balai rehabilitasi ini.

Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas, Eva Rahmi Kasim

“Jadi BRSPDM Budi Luhur Banjarbaru ini memberikan layanan Atensi sosial bagi penerima kesejahteraan sosial, tidak hanya disabilitas tetapi juga lansia dan anak,” jelas Eva.

Penyandang disabilitas pertama yang menjabat Eselon II ini juga mengaku ingin mengoptimalkan fungsi fungsi balai agar lebih maksimal dalam melayani masyarakat dan mendekatkan masyarakat kepada sistem sumber.

“Kami berencana meningkatkan layanan dengan bukan hanya bersifat residensial saja, tetapi juga akan memberikan layanan vokasional, layanan kewirausahaan, dan serta layanan terapi,” ungkap Eva.

Untuk menunjang hal tersebut, Eva berharap di balai ini nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti alat terapi dan alat vokasi industri.

“Kita minta dukungan Komisi VIII DPR RI untuk bisa mensupport, sehingga layanan yang diberikan nantinya bisa lebih maksimal dan lebih banyak lagi orang yang bisa memanfaatkannya,” tutup Eva. (TR21-01/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.