24 April 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Wujudkan Program Layak Anak, DPPPA Kalsel Gelar Bimtek dan Susun RDA

2 min read

Narasumber dalam kegiatan Bimtek Gugus Tugas Kabupaten/kota Layak Anak (GT-KLA).

BANJARBARU – Sebagai upaya dalam memaksimalkan peran sebagai Kabupaten/kota Layak Anak (KLA), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kalimantan Selatan menggelar bimbingan teknis.

Bimtek yang diselenggarakan di aula rapat Kalster Industri Disperin Kalsel, Selasa (21/9) siang, yang diikuti oleh instansi pemerintahan di 13 kabupaten/kota di Kalsel.

Kegiatan Bimtek KLA diikuti hampir puluhan SKPD dari Pemkab dan Pemkot di 13 daerah di Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kalsel, Husnul Hatimah mengatakan selain sebagai tempat koordinasi untuk gugus tugas, rangkaian tersebut juga dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengawal indikator sesuai tupoksinya dalam rangka menyamaratakan persepsi.

“Langkah ini yang akan dilaksanakan untuk menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) kabupaten/kota layak anak baik dalam kebijakan, program dan kegiatan pembangunan guna pemenuhan hak anak di Kalimantan Selatan,” ujarnya kepada seluruh Gugus Tugas KLA melalui instansi terkait.

Ia menyampaikan, dengan adanya RAD ini, penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) akan tercipta dan mampu berdaya saing dalam pembangunan bangsa dan negara untuk mewujudkan Indonesia layak anak tahun 2030 sebagai kesiapan menuju Indonesia emas 2045.

“Mengingat program capaian dalam indikator KLA belum semua mendukung. Sehingga, ini perlu adanya indikator klaster-klaster secara spesifik baik secara penanganan ataupun permasalahan terhadap anak diakui masih tinggi terjadi. Maka dari itu, perlu sinergi dari berbagai pihak yang terkait untuk mendapatkan perhatian lebih lanjut,” paparnya.

Dilaksanakannya bimtek kepada seluruh KLA di kabupaten/kota, lanjut Husnul, tentu untuk membuat perencanaannya lebih terarah dan berkesinambungan.

“Yang jelas, juga didukung dengan data anak beserta regulasi terkait pelaksanaan kegiatan pemenuhan hak anak yang dilaksanakan oleh Dinas, Badan, instansi hingga lembaga masyarakat hingga dunia usaha serta media massa sebagai bahan evaluasi kabupaten/kota layak anak (KLA) setiap tahunnya,” jelasnya.

Ia mengharapkan, kabupaten/kota dapat memiliki komitmen dalam mendukung pelaksanaan kebijakan, program kegiatan dalam mewujudkan Kalimantan Selatan sebagai Provinsi Layak Anak.

“Harapannya, semoga Gugus Tugas di daerah yang terbentuk bisa terus menjalin kerjasama yang baik dengan Pemprov Kalsel,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.