24 April 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Bakeuda Kalsel Targetkan Program Relaksasi PKB 9/9 Bauntung 50 M

2 min read

Kabid Pendapatan Pajak Daerah Bakeuda Kalsel, Rustamaji

BANJARBARU – Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel menargetkan realisasi pendapatan dalam program relaksasi tunggakan pajak kendaraan bermotor sebesar Rp50 miliar.

Kabid Pendapatan Pajak Daerah Bakeuda Kalsel, Rustamaji mengatakan, meski pendapatan saat ini diakui masih rendah dari tahun sebelumnya, bahkan, sepekan berjalan jumlah realisasi pun baru tercapai sekitar Rp4,2 miliar.

“Data ini terhitung dari tanggal 9 sampai 14 Agustus 2021 lalu,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Kamis (26/8) siang.

Ia menyebutkan rendahnya pendapatan selama satu minggu lalu dipengaruhi akibat kontribusi pandemi COVID-19 cukup memberikan dampak serius bagi masyarakat di Kalimantan Selatan.

“intinya adalah kondisi keuangan mereka juga terdampak. Maka, wajib pajak sementara terpaksa harus menunda dulu pembayaran ini guna memenuhi keperluan vital selama kondisi itu berlangsung,” ungkapnya.

Namun, ia meyakini kondisi tersebut tidak akan berangsur lama. Dimana, dirinya memprediksikan lonjakan wajib pajak untuk melakukan transaksi pembayaran pajak di 14 UPPD Kalsel bakal terjadi dimasa akhir-akhir program relaksasi tersebut.

“Kira-kira seminggu masa berakhirnya relaksasi itu wajib pajak akan membludak dan hal ini sudah sering terjadi,” ucapnya.

Supaya target Rp50 miliar dapat tercapai selama dua bulan itu, lanjut Rustamaji, rencananya Bakeuda Kalsel segera melakukan berbagai evaluasi dengan mencari jalur alternatif baru.

“Bagaimana nanti penerapan sosialisasi agar efektif dan kami berharap finansial masyarakat Kalsel dapat kembali pulih sekaligus bisa memanfaatkan program relaksasi ini agar mampu tercapai secara baik dan maksimal,” paparnya.

Kendati begitu, ia mengungkapkan antusias pada pekan berjalan ini diketahui sudah mulai menarik minat dari wajib pajak untuk melakukan transaksi pembayaran seiring dengan kondisi keuangan mereka yang dirasa mulai membaik.

“Kemarin kami melakukan monitoring disejumlah UPPD Samsat baik Banjarbaru, Martapura, Banjarmasin I dan II respon masyarakat sudah terlihat mengingat program ini telah berjalan,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.