19 April 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Webinar Literasi Digital Kabupaten Banjar; Perkembangan Teknologi Era Industri 4.0 Picu Tren Baru Dalam Dunia Kerja

3 min read

BANJAR – Era digital adalah suatu masa yang sudah mengalami perkembangan dalam segala aspek kehidupan menjadi serba digital, sehingga memicu trend baru dalam dunia kerja.

Di sisi lain era digital adalah sebuah kondisi kehidupan atau zaman dimana semua kegiatan yang mendukung kehidupan sudah dipermudah dengan adanya teknologi.

Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar dengan tema “Tangkal Hoax dengan literasi digital” di Kabupaten Banjar Senin (23/8/2021) pukul 14.00 Wita.

Acara yang dibuka orang nomor satu di Kabupaten Banjar, Bupati Saidi Mansyur, SIKom

Serta ditampilkan sejumlah pembicara yang berkompeten di pandu oleh Aulia Mawardika.

Sebelum narasumber menyampaikan materi webinarnya pada siang hari ini, ditampilkan juga Romy Rafael.

Dalam acaranya ia menolak dengan sebutan pesulap, karena bidang yang ia geluti adalah hipnoterapi, menurut Romi bukanlah sulap dan tidak ada unsur magic ataupun sulap sama sekali.

Romy mengajak kepada seluruh peserta untuk bermain kartu, dalam kegiatan webinar hari ini sangat diramaikan oleh kehadiran Romy Rafael dalam tampilannya saat bermain kartu.

Kemudian dilanjutkan pemaparan dari Susi Desi Arini, yang membawakan materi terkait budaya digital.

Diketahui terlebih dahulu, di era Digital ini adalah suatu kondisi kehidupan atau zaman dimana semua kegiatan yang mendukung kehidupan sudah dipermudah dengan adanya teknologi.

“Bisa juga dikatakan bahwa era digital hadir untuk menggantikan beberapa teknologi masa lalu agar jadi lebih praktis dan modern dan di mana kehidupan manusia sangat bergantung pada teknologi,” ucap Susi saat memaparkan materinya di siang hari, Senin (23/8/2021).

Perkembangan era digital pun telah memberikan dampak bagi perkembangan kehidupan, diantaranya adalah kehidupan dunia usaha bisnis.

Tanpa modal besar dan tempat pun orang bisa menjalankan usaha dengan memanfaatkan teknologi melalui media sosial.

Market place akan terbentuk dengan mudah melalui pemanfaatan teknologi tersebut.

Namun, dibalik perkembangnya era digital ini, Indonesia juga memiliki potensi ekonomi sangat besar dimasa yang akan datang.

Hal ini dilihat dari usia produktif penduduk Indonesia, sebagian besar merupakan usia produktif.

Dimana sekitar 50 persen berusia di bawah 30 tahun. Bahkan sekitar 30 persen diantara penduduk Indonesia masih berada di bawah 15 tahun.

“Hampir 80 juta penduduk Indonesia telah mengakses Internet dan menggunakan media sosial, artinya ada perubahan trend penduduk Indonesia dalam mengkonsumsi media atau informasi,” bebernya.

Tentunya perkembangan teknologi era industri 4.0 akan memicu tren baru dalam dunia kerja.

Yakni, berbagai inovasi digital yang hadir di era industri 4.0, seperti internet of things (IoT), big data analytics, location detection technologies, 3D printing, smart sensor, dan multilevel customer Interaction, diprediksi akan menciptakan tren otomatisasi dalam dunia kerja.

Memasuki era industri 4.0, pemerintah meluncurkan peta Making Indonesia 4.0, pada 4 April 2018 lalu.

Ini artinya banyak tren pekerjaan di masa depan yang bakal berubah menyambut revolusi industri 4.0

Penggunaan teknologi otomatisasi dan teknologi sibernetika di bidang industri, diprediksi bakal membuat beberapa profesi menjadi tidak dibutuhkan lagi di masa depan.

Kelak pabrik-pabrik lebih mengandalkan teknologi komputerisasi, dan tenaga kerja manusia akan digantikan oleh mesin atau robot.

“Harus dilakukan untuk menghadapi era industri 4.0 ini adalah kita harus punya keterampilan berpikir kritis, juga keterampilan berkomunikasi, serta kreatifitas dan keterampilan kolaborasi,” ungkapnya.

Kemudian dilanjutkan narasumber Oka Fahreza, membahas keamanan berdigital.

“Apa itu aman dan keamanan, aman dan keamanan adalah aman bebas dari bahaya, lalu keamanan yaitu keadaan aman, ketentraman,” ujarnya.

Oka menyampaikan contoh keamanan dari digital yakni mampu memahami fitur proteksi perangkat keras storage.

Seperti hard disk, USB, PIN ATM serta menguasai proteksi identitas digital dan data pribadi di platform digital seperti password medsos.

Kemudian mampu juga mengantisipasi penipuan online serta memahami dinamika rekam jejak digital terkait mengunduh dan mengunggah

Mampu mengantisipasi penipuan minor catfishing atau scam dan mampu menolak konten-konten pornografi.

Maka dalam hal ini diperlukan Cyber Safety: Tips dan Pentingnya Internet Sehat yaitu :
1. Gunakanlah internet dengan bijak
2. Internet sehat penting agar kita senantiasa positif di dunia maya
3. Hindari konsumsi konten pornografi (kecanduan, kerusakan syaraf, menurunkan produktifitas, terjerat UU ITE) & hindari membuat konten pornografi di ponsel (foto atau video)
4. Pilih operator pendukung anti pornografi (operator merah)
5. Hindari membuat konten SARA, hoax, hate speech, body shamming, bully, dill (UU ITE)
6. Jaga privacy diri
7. Baca dengan teliti Term of Service sebuah aplikasi
8. Selalu logout website dari laptop
9. Pasang software proteksi (Aritivirus)
10. Buatlah password yang mumpuni. (RILIS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.