19 April 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Bangun Proyek Strategis, Pemprov Kalsel Jalin Kerjasama Dengan Perusahaan Asal Korea Selatan

2 min read

Penandatangan MoU bersama Perusahaan asal Korea Selatan yang dilakukan oleh PJ Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Penandatangan MoU bersama salah satu perusahaan asal Korea Selatan untuk pembangunan proyek strategis di daerah. Penandatanganan ini dilakukan Pada Jum’at (2/7) bertempat di ruang rapat Gubernur Kalsel di Banjarbaru.

Dalam agenda ini, pemerintah provinsi Kalsel bersepakat dengan PT Pasific Global Investment asal Korea Selatan untuk bekerjasama dalam pembangunan sejumlah proyek strategis di Kalsel. Terdapat 5 proyek pembangunan strategis yang diusulkan pemerintah provinsi Kalsel. Yakni; proyek jembatan yang menghubungkan pulau laut dan kalimantan yang terletak di tenggara provinsi Kalsel, jalan lintas Banjarbaru – Batulicin yang menghubungkan kota Banjarbaru ke kawasan ekonomi kota Batulicin, proyek jalan kereta api, pembangunan pelabuhan trisakti baru, dan proyek pembangunan pusat jantung terpadu di RS Ulin Banjarmasin.

Penandatanganan dilakukan oleh Pj Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA dengan sejumlah petinggi PT Pasific Global Investment, yang disaksikan langsung Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, serta Kepala Bappeda Provinsi Kalsel Fajar Desira.

Disampaikan Safrizal ZA, pihaknya mengharapkan dengan adanya MoU kerjasama ini, maka sejumlah pembangunan yang direncanakan provinsi Kalsel akan terlaksana.

“Sejumlah rencana pembangunan daerah di Kalsel memerlukan dana yang tidak sedikit, sehingga perlu adanya pihak ketiga untuk penambahan Dana Pembangunan. Tentu saja harapan kita MoU akan terus dilanjutkan perjuangannya menjadi MoA. Masa depan Kalsel cerah sekali karena daerah ini memiliki hampir semua jenis komoditi, kita punya tambang, perkebunan, SDM, laut dan tanah banyak sekali yang dipunyai, namun untuk mengolah hasil maksimum dibutuhkan infrastruktur yang cukup, membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai, oleh karenanya kerjasama ini lebih banyak ke penyedia,” ungkap Safrizal.

Safrizal menambahkan, pihaknya mengharapkan MoU kerjasama ini dapat terus berlanjut hingga ketingkat pembangunan.

“Setelah MoU ditandatangani, mudah-mudahan dapat mengantarkan kita ke kerjasama yang lebih konkret demi terwujudnya percepatan. Perencanaan desain ini lebih lama sejak 2016 tapi tidak bergerak karena jika mengandalkan lokal budget pasti tidak akan mencukupi oleh karenanya kita menggunakan kerjasama dengan sektor swasta, sehingga dengan kemampuan fiskal yang ada kita masih bisa meng-up skill percepatan pembangunan,” ucap Safrizal.

Dilanjutkan Safrizal, pihaknya berharap PT Pasific ikut berpartisipasi dalam menggandeng atau mempromosikan perusahaan-perusahaan Korea Selatan lainnya agar berinvestasi di Kalsel.

Sementara itu, ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK mendukung penuh langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam pembangunan Proyek Strategis.

“Saya mewakili DPRD Provinsi Kalsel serta Rakyat Kalsel mendukung penuh langkah Pemerintah Provinsi Kalsel dalam pembangunan Proyek Strategis, sehingga kerjasama dengan pihak swasta dinilai penting untuk upaya percepatan pembangunan. Kami mengharapkan MoU yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalsel dengan PT Pasific Global Investment asal Korea Selatan dapat berkelanjutan, hal ini dikarenakan sinergitas untuk mendorong hunian lebih baik bagi masyarakat. (MRF/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.