6 Desember 2021

DPMPTSP Kalsel Gelar Sosialisasi Kemitraan

2 min read

2 arasumber, dari Kabid Usaha dan Pemasaran Produk, Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel Refiansyah, dan Kepala Bagian MKM dan Konsumtif Bank Kalsel Teguh Indra Bayu.

BANJARMASIN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar sosialisasi kemitraan, di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Kamis (10/6).

Peserta antusias mendengarkan narasumber

Sosialisasi kemitraan ini diikuti 40 peserta UMKM se Kalsel, dengan menghadirkan 2 narasumber, yaitu Kabid Usaha dan Pemasaran Produk, Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel Refiansyah, dan Kepala Bagian MKM dan Konsumtif Bank Kalsel Teguh Indra Bayu.

Menurut Kepala DPMPTSP Provinsi Kalsel Nafarin, kepada Abdi Persada FM, kegiatan ini digelar untuk  memudahkan dalam berusaha pada sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kalsel, menyesuaikan Perpres 10 tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal, yang menyatakan bahwa Penanaman Modal terbuka untuk semua Bidang Usaha, kecuali yang dinyatakan tertutup untuk Penanaman Modal atau untuk kegiatan yang hanya dapat dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

Kepala DPMPTSP Provinsi Kalsel, Nafarin

“Kami ingin sosialisasi kemitraan ini, dapat memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat, serta ke depan akan mampu meningkatkan pertumbuhan dan pengembangan perekonomian di Kalsel,” ucapnya.

Nafarin menjelaskan, sosialisasi kemitraan ini bertujuan agar para pelaku usaha dapat memahami cara bermitra dengan baik dan benar. Pihak pemerintah daerah dengan pelaku usaha, akan terus membangun koordinasi dan sinergitas mewujudkan pembangunan perekonomian.

“Kita akan terus bangun komunikasi untuk saling mendukung dalam memajukan ekonomi,” katanya.

Sementara itu, salah satu pelaku usaha Lisa Bahtansar menilai, kegiatan sosialisasi kemitraan sangat tepat dan berharap akan terus dilaksanakan, agar memperkuat daya saing dalam kemajuan usaha di Kalimantan Selatan. Selain itu akan membuat para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk semakin mengembangkan setiap usaha produknya, hingga menguasai pangsa pasar luar daerah dan mancanegara.

“Program sosialisasi ini merupakan indikator untuk meningkatkan kesejahteraan warga, terutama bagi pelaku usaha,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?