1 Desember 2021

Dibuka Untuk Umum, Kunjungan Kebun Raya Banua Meningkat

1 min read

Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Agung Sriyono usai memantau kawasan wisata Kebun Raya Banua.

BANJARBARU – Sejak dibukanya untuk umum, pada April – Mei 2021 kemarin. Kawasan wisata Kebun Raya Banua (KRB) mengalami lonjakan jumlah pengunjung. Hal ini diungkapkan Kepala Kebun Raya Banua Agung Sriyono.

“Dari April hingga Mei kemarin, tingkat pengunjung ke Kebun Raya Banua memang ada kenaikan artinya sudah lumayan,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, usai memantau kawasan wisata Kebun Raya Banua, di Banjarbaru, Kamis (10/6).

Kendati masih dalam suasana pandemi COVID-19 dirinya mengungkapkan belum berani mempublikasi secara lebih jauh kepada para pengunjung baik melalui media sosial dan sebagainya.

“Karena masih dalam kondisi atau keadaan yang cukup mengkhawatirkan apalagi suasana lebaran takutnya ada klaster-klaster baru makanya kami batasi dulu,” ungkapnya.

Meskipun demikian, tanggapan atau animo masyarakat terkait kunjungan ke wisata Kebun Raya Banua masih dianggap cukup tinggi.

“Pada prinsipnya sudah kelihatan bagus,” ucapnya.

Kedepan, lanjut Agung, Kebun Raya Banua (KRB) bakal mempersiapkan diri untuk menerima pengunjung lebih banyak lagi. Mengingat, pemerintah akan berencana membuka sekolah tatap muka atau PTM.

“Pengunjung Kebun Raya Banua rata-rata itu banyak dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Apabila PTM telah berjalan lagi, maka aktivitas disini otomatis juga mulai rami lagi,” paparnya.

Menyikapi prediksi lonjakan pengunjung, ia bersama dengan timnya akan memperketat dan mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes). Dengan harapan, penularan, penyebaran hingga klaster baru COVID-19 dapat dihindari.

“Ada batas-batas yang harus diterapkan, seperti prokes, membatasi pengunjung yang sekiranya menimbulkan penularan. Dimana, kawasan Kebun Raya Banua sudah dibuka untuk umum, tetapi, kami menghimbau agar setiap pengunjung harus mentaati peraturan yang berlaku. Bahkan, tidak lupa mensosialisasikan terkait penyebaran COVID-19,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?