6 Desember 2021

Persiapan Jadi Gerbang IKN, DPRD Kalsel Terus Lakukan Koordinasi Pembangunan Wilayah Perbatasan

2 min read

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Sahrujani

BANJARMASIN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan koordinasi terkait pembangunan wilayah perbatasan antara Kalimantan Selatan dengan Kalimantan Tengah.

Ketua Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan Sahrujani menyatakan pada 24 – 26 Mei 2021 lalu, pihaknya melakukan kunjungan kerja ke provinsi Kalimantan Tengah untuk membicarakan terkait pembangunan infrastruktur jalan di perbatasan antara Kalimantan Selatan dengan Kalimantan Tengah.

“Dari hasil kunjungan didapatkan bahwa pembangunan wilayah perbatasan Kalimantan Selatan dengan Kalimantan Tengah, pada dasarnya tak masalah,” katanya kepada wartawan, sebelum rapat paripurna DPRD Kalsel, Kamis (27/5).

Sebagai contoh, lahan yang seakan tak bertuan antara pintu gerbang Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah pada jalan trans Kalimantan lintas selatan atau tepatnya di Anjir Banjar – Anjir Kapuas sepanjang lebih kurang 800 meter.

“Lahan sepanjang lebih kurang 800 meter di wilayah Kabupaten Kapuas itu milik pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah. Mereka mencadangkan untuk pembuatan ‘rest area” (ruang terbuka umum untuk peristirahatan bagi pelintas jalan trans Kalimantan tersebut),” jelas Politikus senior Partai Golkar tersebut.

Begitu pula pada wilayah perbatasan antara Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan dengan Kabupaten Barito Timur Kalimantan Tengah dari pemerintah daerah tetangga sudah menyiapkan rest area. Tinggal pembangunannya saja lagi,” lanjutnya.

Menurut mantan Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), pembangunan wilayah perbatasan sebagaimana layaknya merupakan keniscayaan.

“Apalagi kalau kita kaitkan dengan status sebagai daerah penyangga atau gerbang dari Ibu Kota Negara (IKN) nanti di Kaltim,” tambah mantan Ketua DPRD HSU itu.

“Makanya kita terus melakukan pembicaraan dengan Pemprov Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah guna koordinasi pembangunan wilayah perbatasan tersebut supaya kelak di kemudian hari tidak bermasalah,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?