28 November 2021

PSTW Budi Sejahtera Kalsel Berhasil Vaksin Lansia Dua Kali

2 min read

Suasana pelaksanaan vaksinasi bagi warga lansia di PSTW Budi Sejahtera Dinsos Kalsel.

BANJARBARU – Vaksinasi tahap pertama dan kedua di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Sejahtera Dinas Sosial (Dinsos) Kalimantan Selatan untuk warga lanjut usia (lansia) berhasil dilaksanakan.

Kepala PSTW Budi Sejahtera Dinsos Kalsel, Surya Fujianorrochim.

Kepala PSTW Budi Sejahtera Dinsos Kalsel, Surya Fujianorrochim mengatakan, untuk total keseluruhan warga lansia yang diikutsertakan dalam program gerakan vaksinasi massal itu berjumlah 180 orang. Faktanya, tercatat hanya 60 lansia saja di lingkungannya berhasil mendapatkan suntikan vaksin tersebut.

“Dari total 180 hanya 60 warga lansia yang disuntik vaksin Sinovac yakni 40 dan tersebar dipanti lansia Landasan Ulin (Banjarbaru) dan Martapura (Banjar),” ujarnya kepada Abdi Persada FM usai mematau pelaksanaan kegiatan vaksinasi massal warga lansia di PSTW Budi Sejahtera Dinsos Kalsel, Kamis (27/5) siang.

Kendati jumlah 40 warga lansia di PSTW Budi Sejahtera Kalsel yang berlokasi di Landasan Ulin, Kota Banjarbaru dipastikan siap mendapatkan suntikan tahap kedua, 20 orang lainnya di Martapura, Kabupaten Banjar juga akan menyusul pada minggu depan untuk diikutsertakan dalam program vaksin massal.

Warga lansia sedang menunggu antrian untuk mendapatkan vaksin tahap kedua.

“Khusus di Banjarbaru, ada 40 yang berhasil disuntik pada tahap pertama tapi kemungkinan yang gagal kemarin kami berikan kesempatan melihat kondisi mereka juga memungkinkan diikutsertakan. Selanjutnya di Martapura nanti sekitar ada 20 orang dari total 80 lansia,” paparnya.

Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama hingga kedua itu telah ditangani sepenuhnya oleh Puskesmas Landasan Ulin Banjarbaru dan Tanjung Rema Martapura.

“Bersama dengan puskemas dari masing-masing kabupaten/kota sesuai intruksi dari Dinkesnya. Mereka dipastikan akan mendapatkan vaksin yang sama namun dengan jadwal yang telah disesuaikan,” ungkapnya.

Dirinya menegaskan apabila telah diberikan vaksinasi baik melalui tahap pertama maupun kedua disarankan agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Untuk tetap berjaga-jaga, kami tetap memperketat protokol kesehatan. Soalnya, kita tidak tahu ada virus varian apa lagi nantinya. Maka dari itu, kami akan tetap menjaga dengan baik agar lansia disini tidak terpapar,” lanjut Surya.

Terkait kunjungan keluarga, dia mengingatkan agar penggunaan masker, hand sanitizer serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dapat diterapkan dengan baik.

“Kami sarankan untuk pengunjung atau tamu dari keluarga lansia untuk wajib menggunakan masker, prokesnya dilengkapi, sarana cuci tangan yang telah disediakan bisa dipakai secara maksimal. Tujuannya agar warga lansia kami tetap aman,” tuturnya.

Dengan didapatkannya vaksin secara bertahap ini, Surya mengharapkan para lansia setidaknya dapat terhindar dan menangkal penularan kasus paparan COVID-19 yang membebani di sejumlah sektor tersebut.

“Jangan berharap juga bahwa setelah divaksin warga lansia kita disini benar-benar aman. Karena mencegah itu lebih baik daripada mengobati,” pungkasnya. (RHS/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?