1 Desember 2021

Peserta Festival 5 Cabor Tradisional Kalsel Diajak Perangi Narkoba

2 min read

BANJARMASIN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan mengajak seluruh peserta Festival 5 Cabang Olahraga Tradisional Provinsi Kalimantan Selatan, untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba di provinsi ini.

Kepala BNNP Kalsel Brigjen Jakcson Arison mengatakan, BNNP Provinsi Kalimantan Selatan saat ini terus melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, tentang bahaya narkoba.

“Salah satunya dilakukan pada saat pembukaan kegiatan Festival 5 Cabor Tradisional Kalsel, BNNP Kalsel mengisi dengan mengajak seluruh peserta, untuk memerangi narkoba,” ungkap Jakcson, pada saat mengisi Pembukaan Festival 5 Cabor Tradisional Kalsel, di GOR Hasanuddin, baru-baru tadi.

Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Pol Jackson Arisano.

Menurut Jackson, selama ini pihaknya bersama kepolisian telah melakukan penangkapan, memberikan hukuman yang berat untuk pelaku narkoba. Namun, ternyata hal tersebut tidak menyelesaikan masalah.

“Karena itulah, sosialisasi bahaya narkoba saat ini terus diberikan untuk masyarakat,” ucapnya.

Bahaya narkoba ini, lanjutnya, dapat merusak masa depan generasi muda.

“Narkoba sangat berbahaya membuat orang tidak menjadi produktif serta lainnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, tambah Jackson, perang narkoba harus dilakukan secara bersama-sama.

“Dengan adanya kegiatan berolahraga ini, tentunya membuktikan seluruh peserta ingin berbuat yang positif,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, BNNP Kalsel mengajak seluruh peserta Festival 5 Cabor Tradisional Kalsel dapat membantu BNNP Kalsel, bersama-sama menyatakan perang melawan narkoba.

Sementara itu Kepala Dispora Kalsel Hermansyah mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada BNNP Kalsel yang telah mengajak seluruh peserta Festival 5 Cabor Tradisional Kalsel, untuk bersama-sama memerangi narkoba.

“Kami mengucapkan terima kepada BNNP Kalsel yang telah memberikan arahan tentang bahaya narkoba,” ucapnya.

Menurut Hermansyah, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan juga menyatakan, perang terhadap narkoba. Karena, narkoba membahayakan generasi muda.

“Narkoba dapat merusak masa depan generasi muda, olah karena itu kami menyatakan perang terhadap narkoba,” ujar Hermansyah. (SRI/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?