6 Desember 2021

Perkawinan Anak di Kalsel Turun Jadi 16,24 Persen pada 2020

1 min read

Kegiatan FGD RAD Pencegahan Perkawinan Anak Provinsi Kalsel, di Setdaprov Kalsel.

BANJARBARU – 2020, lonjakan perkawinan anak di Kalimantan Selatan mengalami penurunan. Dari 21,18 persen turun menjadi 16,24 persen secara nasional.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kalsel Husnul Khatimah menyebutkan dari 20 provinsi di Indonesia, Kalsel merupakan wilayah yang masih tinggi angka perkawinan anak usia dini.

“Hal ini sudah melakukan pakta integritas,” ujarnya dalam kegiatan Forum Grup Diskusi (FGD) RAD Pencegahan Perkawinan Anak Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (25/5) kemarin, di Setdaprov Kalsel, Banjarbaru.

Meski mengalami penurunan pada 2020. Namun, perwakinan usia anak hingga kini masih di urutan ke enam secara nasional.

“Presentasenya sekitar 16,24 dibanding nasional yakni sebesar 10,35 persen,” ungkapnya.

Disebutkan, pada 2017, Kalimantan Selatan berada diangka 23,12 persen dan menduduki urutan pertama. Sementara nasional hanya mencatat diangka 11,54 persen.

“Sedangkan, 2018 Kalsel di urutan 4 atau 17,63, lebih tinggi dari nasional 11,21. Pada tahun 2019, Kalsel kembali diurutan pertama nasional sebesar 21,18 persen dari angka nasional 10,82 persen. Hingga penurunan terjadi di 2020 sebesar 16,24 persen dibandingkan nasional sekitar 10,35 persen,” paparnya.

Penyebab tingginya perkawinan anak usia muda merupakan dampak ketidaksetaraan gender, ekonomi dan kemiskinan, globalisasi atau prilaku remaja, dan regulasi.

“Enam daerah yang terjadi kasus di atas 100 selama 2018 – 2020 yakni Kota  Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Tanah Laut (Tala), Hulu Sungai Utara (HSU), Barito Kuala (Batola) dan Tanah Bumbu (Tanbu),” tuturnya.

Untuk mencegah adanya lonjakan baru, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menyusun strategi penurunan angka kasus perkawinan usia anak.

“Tujuan FGD untuk menguatkan partisipasi upaya penurunan perkawinan anak,” tutupnya. (RHS/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?