28 November 2021

DPRD Banjarmasin Sarankan PPKM Berskala Mikro Lebih Ketat Diterapkan Di Pasar Tradisional

2 min read

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat memberikan komentarnya.

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin  menyarankan, adanya kembali perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro, maka hendaknya lebih ketat diterapkan lagi, khususnya di semua pasar tradisional yang ada di kota ini.

Menurut Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Muhammad Yamin, Selasa (25/5), utamanya pula penerapan protokol kesehatan dilakukan di pasar-pasar tradisional. Mulai dari menjaga jarak antar pedagang dan pedagang lain, wajib memakai masker semua pembeli serta yang berjualan, untuk

menekankan angka penyebaran COVID-19.

“Kami ingin PPKM berskala mikro ini, tidak hanya gencar diterapkan pada cafe dan rumah makan saja, namun juga di pasar tradisional, karena biasa warga yang berbelanja akan berdesakan,” katanya.

Yamin menilai, secara umum baik pedagang maupun pengunjung pasar, sudah memiliki kesadaran menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes), namun masih ada saja ditemukan sebagian kecil, diantaranya tidak memakai masker dan menjaga jarak.

“Kita sarankan Pemko lebih giat lagi ke lapangan, menertibkan pasar tradisional, dan akan memfasilitasi sarana prasarannya, yaitu menyediakan tempat cuci tangan, dan terus memberi imbauan menjaga jarak, serta wajib memakai masker,” ucapnya.

Lebih lanjut Yamin berharap, perpanjangan

PPKM berskala mikro, kedepan

tidaklah menyulitkan warga untuk melakukan  gerakan usahanya, agar tidak menghambat roda perekonomian di kota seribu sungai.

“Kita akan segera koordinasi dengan Komisi II Banjarmasin dan dinas terkait, untuk menyikapi prokes di pasar tradisional,” tutupnya.

Untuk diketahui, perpanjangan PPKM berskala mikro merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 11 tahun 2021, untuk mengoptimalkan posko penanganan COVID-19 di tingkat desa dan kelurahan demi pengendalian penyebaran virus corona, dan Kota Banjarmasin akan diterapkan hingga Senin 31 Mei mendatang. (NHF/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?