6 Desember 2021

Pj Gubernur Kalsel Minta Pembangunan Lingkungan di Kabupaten/Kota Jadi Top Priority RPJMD

2 min read

Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA saat menerima cenderamata dari Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, Dadang Kurnia.

BANJARBARU – Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA meminta kepada Bupati Walikota menjadikan pembangunan lingkungan sebagai Top Priority atau prioritas utama.

Paling penting lagi masuk dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD).

Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA saat memberikan sambutan dalam Rakorwasinkeubang

Hal itu disampaikan Safrizal ZA pada Rapat Rapat koordinasi pengawasan intern keuangan dan pembangunan (Rakorwasinkeubang) di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Kamis (20/5) siang.

“Saya minta Bupati Walikota menjadikan pembangunan lingkungan sebagai Top Priority dalam menyusun RPJMD, terutama kabupaten yang terdampak banjir langsung seperti Hulu Sungai Tengah,” katanya.

Rakor ini mengangkat tema strategi pengawasan dalam penanggulangan lahan kritis dan kebakaran hutan lahan.

Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA saat usai membuka secara resmi rakor Rakorwasinkeubang, Kamis (20/5) siang.

Disampaikan Safrizal, pembangunan berwawasan lingkungan sebagai wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk melestarikan lingkungan.

Dalam arahannya, pemerintah daerah harus menemukan penyebab terjadinya bencana dan upaya penanganannya dalam jangka pendek, menengah dan panjang.

“Harus muncul strateginya, harus terlihat di dalam RPJMD, baru kita akan lakukan secara terintergasi dan sistematis,” katanya.

Safrizal juga mengatakan, Pemprov Kalsel Sudah menanam 1 juta pohon secara serentak di 13 kabupaten/kota dalam rangka pemulihan lingkungan pascabencana banjir dan pengurangan lahan kritis. Namun jumlah tersebut masih belum cukup untuk tutupan lahan. Perlu kerja lebih keras untuk merehabilitasi lahan kritis seluas 511.594 hektar. 

Menurut pria kelahiran Banda Aceh ini  Safrizal ZA, rakor ini untuk mengevaluasi sekaligus merumuskan strategi agar tercapai sasaran strategis pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Rakor ini untuk evaluasi tata kelola lingkungan hidup, sudah sejauh mana upaya yang dilakukan kemudian hasilnya diberikan kepada kita untuk mengambil kebijakan ke depan,” katanya.

Safrizal berharap rakor ini dapat meningkatkan kinerja pengawasan dan dapat menjadi sarana koordinasi sebagai upaya nyata memaksimalkan pencapaian target-target pembangunan.

Kepala BPKP, yang diwakili oleh Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, Dadang Kurnia mengatakan, Pengawasan Agenda Prioritas Pengawasan Daerah  (APPD) difokuskan pada 5 sektor yaitu pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan pariwisata.

Diungkapkan oleh Dadang, di Provinsi Kalimantan Selatan, isu strategis APPD adalah Pengelolaan Lahan Kritis dan Peralatan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan. (BIRO.ADPIM-RHS/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?