6 Desember 2021

DPRD Banjarmasin : Normalisasi Sungai Alami Kemunduran

1 min read

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, saat memberikan komentar pada awak media

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin menilai, normalisasi sungai mulai mengalami kemunduran.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin  Matnor Ali, kepada wartawan pada Senin (17/5) memyampaikan, saat ini gerakan normalisasi sungai pasca banjir pada pertengahan Januari 2021 lalu telah mengalami kemunduran. Padahal sebelumnya tim satuan tugas (satgas) normalisasi sungai melakukan pembongkaran jembatan, rumah, dan toko yang dinilai mengganggu arus sungai seperti di jalan A Yani, namun sekarang tidak lagi terlihat pengerjaannya.

“Kita pantau di lapangan, satgas normalisasi sungai, tidak terlihat mengerjakan,” ucapnya.

Politisi Golongan Karya (golkar) DPRD Kota Banjarmasin ini bahkan menyayangkan,  kondisi beberapa jembatan, rumah, dan toko  yang sudah dibongkar, tidak jelas kelanjutan perbaikannya, sehingga terkesan mundur dari 3 tahun lalu. Padahal penertiban jembatan yang mengganggu arus sungai, dibongkar paksa menggunakan alat berat, juga tidak langsung dirapikan.

“Kami tidak ingin setelah dibongkar akan menimbulkan dampak negatif, karena berpengaruh keindahan kota,” katanya.

Lebih lanjut Matnor berharap, pemerintah kota akan lebih serius untuk melaksanakan gerakan normalisasi sungai sebagai antisipasi bencana banjir. Mengingat, sebelumnya direncanakan normalisasi sungai di jalan Veteran samping pasar Kuripan, akan dibangun siring dan taman di sekitarnya, untuk memberikan estetika Kota sebagai destinasi wisata.

“Memang program normalisasi sungai  mengalami tantangan, karena satu sisi harus menghadapi pandemi COVID-19 yang belum ada kepastian melandai,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?