17 Mei 2021

Mahasiswa Diharapkan Jadi Penggerak Budaya Lokal

1 min read

Banjarmasin – Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rachmah Norlias dihadiri mahasiswa Duta Kampus Kalimantan Selatan di Aula kantor Camat Banjarmasin Selatan Jalan Tembus Mantuil, Senin (12/4).

Pada kegiatan sosialisasi perda kali ini, Politisi Partai Amanat Nasional ini membahas perda Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Budaya Banua Dan Kearifan Lokal. Ia berpendapat budaya daerah ini perlu dilestarikan karena anak-anak generasi muda banyak tidak tau dengan budaya daerah.

“Anak-anak generasi muda saat ini lebih suka bermain gadget ketimbang mengenal budaya lokal, sehingga menyebabkan budaya lokal mulai banyak dilupakan,” katanya.

Rachmah berharap mahasiswa yang mengikuti Sosper ini bisa menjadi penggerak dalam rangka budaya daerah.

“Disamping itu kita juga berharap agar mereka dapat menyebarkannya kepada teman dan keluarga dekat mereka betapa pentingnya budaya lokal,” tambahnya.

Rencananya sosialisasi perda yang akan datang mengundang guru-guru muatan lokal yang ada di Kota Banjarmasin secara bertahap.

Sementara Dosen Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Mukdiansyah selaku narasumber menjelaskan untuk menjaga kelestarian budaya banua dan kearifan lokal diperlukan rencana arah dan kebijakan berkelanjutan yang bertujuan pada perwujudan bentuk budaya banua dan kearifan lokal.

“Banyak anak-anak negeri kita lebih menyukai budaya luar negeri dari pada budaya negeri kita sendiri. Ini tentu perlu adanya kesadaran pada diri kita bagaimana kita berkomitmen terhadap berbangsa dan bernegara agar generasi kita selamat dari ideologi budaya luar, untuk melindungi diri kita dari ideologi budaya luar kita perlu Mengimplementasikan sila pertama, jadi kalau kita mejalankan sila pertama ini kita bisa terhindar dari ideologi budaya luar,” jelasnya. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RDM/EPS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.