17 Mei 2021

PPKM DIPERPANJANG, DPRD BANJARMASIN : SATGAS LEBIH GENCAR SOSIALISASI 5M

2 min read

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Noor Latifah

BANJARMASIN – Pemerintah Kota kembali memperpanjang waktu, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, mulai 5 – 19 April 2021.

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Noor Latifah kepada wartawan pada Jumat (9/4) mengatakan, pihaknya mendukung kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Banjarmasin, menyesuaikan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 7 Tahun 2021, agar dijalankan bersama sama. Dengan harapan, satuan tugas (satgas) COVID-19, akan terus lebih gencar memberikan sosialisasi dan mengedukasi protokol kesehatan (prokes), selama berlangsungnya PPKM berskala mikro.

“Kami minta selama PPKM ini diperpanjang, apalagi nanti bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, kinerja Satgas COVID-19 harus lebih optimal di lapangan,” pintanya.

Noor Latifah menyampaikan, satuan tugas (satgas) COVID-19, akan kembali seperti biasa, melakukan kegiatan razia prokes untuk terus memberikan edukasi kepada semua lapisan masyarakat, bahwa sangat penting menerapkan 5M, dimasa masih pandemi, yaitu kewajiban
memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Kami ingin Satgas COVID-19, harus lebih tegas dalam menerapkan aturan PPKM,” katanya.

Lebih lanjut Lala (panggilan akrabnya) juga menyarankan, dengan dibuka kembali semua tempat peribadatan, yaitu boleh untuk melaksanakan sholat tarawih selama bulan suci Ramadhan, bukan hanya diserahkan sepenuhnya ke pihak satgas COVID-19, namun juga panitia baik masjid, mushalla dan seluruh lapisan masyarakat bersama sama, secara ketat menerapkan prokes yaitu bersatu memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Kita imbau, seluruh jamaah wajib memakai masker, jangan berkerumun, membawa peralatan ibadah sendiri, setelah itu langsung pulang ke rumah masing-masing, agar kegiatan ibadah di bulan suci Ramadhan tahun 2021 ini dapat berjalan baik,” tutupnya.

Untuk diketahui, PPKM berskala mikro,
diterapkan mulai di lingkungan Kelurahan, rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT), dengan harapan angka kasus penyebaran COVID-19, mengalami penurunan di Kota seribu sungai. Sebelumnya dimulai sejak 9 – 22 Februari lalu, kemudian selalu dilakukan perpanjangan, hingga 19 April mendatang. (NHF/RDM/APR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.