6 Desember 2021

Gelar Pelatihan Barista, 2021 Kalsel Target Ciptakan 300 Wirausaha Baru

2 min read

Pj gubernur Kalsel saat membuka pelatihan Barista di Banjarmasin pada Selasa (06/04)

Banjarmasin – Penjabat Gubernur Kalsel, l Safrizal ZA membuka secara resmi, pelatihan Wirausaha Baru sebagai Barista (peracik kopi), yang dilaksanakan Dinas Koperasi dan UKM Kalsel pada Selasa siang (6/4) disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Pada pelatihan kali ini, selain mendapatkan coffee maker, peserta juga dibekali pengetahuan tentang biji kopi dan jenis minuman kopi, serta panduan penggunaan dan pemeliharaan alat dari narasumber ahli.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel Gustafa Yandi, menyebutkan 99,6 persen dari sektor usaha yang ada di Indonesia adalah pelaku UMKM. UMKM juga adalah penyedia lapangan kerja terbesar dengan presentase 97 persen.

Hal ini secara gamblang memproyeksikan UMKM adalah salah satu penggerak ekonomi nasional, yang sangat vital dalam dunia perekonomian dan perdagangan Indonesia.

Di Kalsel sendiri, terdapat hampir 500 ribu UMKM. Sebagian pelaku UMKM ini ikut terdampak pandemi dan bencana banjir di awal tahun 2021 lalu. Tapi, Gustafa akui bahwa UMKM di Kalsel tangguh dan masih bertahan.

“Meski dilanda pandemi dan banjir, UMKM kita dikenal dengan ketangguhannya. Mereka memiliki motivasi yang kuat dan tetap semangat meneruskan usaha,” ucapnya.

Sementara itu, Safrizal menambahkan UMKM adalah salah satu penopang daya tahan ekonomi. Karena itu, sektor UMKM harus selalu kreatif dan berinovasi untuk agar sektor ekonomi kreatif terus berkembang.

“Sektor UMKM adalah sektor yang paling kuat bertahan dalam kondisi krisis. Oleh karena itu, memperkuat sektor UMKM berarti juga memperkuat ketahanan ekonomi dari sebuah daerah,” ucap Safrizal saat diwawancarai usai acara.

Dikenal sebagai pecinta kopi, pengetahuan Safrizal tentang kopi pun tidak dapat dipungkiri. Dalam sambutannya, Safrizal menjelaskan jenis-jenis biji kopi hingga jenis olahan kopi.

“Meski peserta acara hari ini tidak banyak, saya tetap berhadir. Karena saya adalah salah seorang pecinta kopi yang rutin mengonsumsi kopi 9 – 12 kali sehari. Barista ini adalah seniman. Karena membuat kopi itu adalah seni dan harus dari hati”, ucapnya dalam sambutan.

Safrizal juga ingatkan Dinas Koperasi dan UKM selaku penyelenggara pelatihan, untuk tetap memonitor para peserta bahkan setelah pelatihan usai.

“Monitor peserta setelah pelatihan harus tetap dilakukan. Pantau sejauh mana hasil pelatihan ini diimplementasikan dalam dunia usaha,” ingatnya.

Sesuai RPJMD provinsi Kalimantan Selatan tahun 2016-2021, dinas koperasi dan UKM ditargetkan dapat melahirkan 300 wirausaha baru. Hingga awal tahun 2021, jumlah wirausaha baru yang sudah berhasil dibina mencapai 245 orang, termasuk 25 orang yang mengikuti pelatihan Barista, terhitung sejak 6 – 8 April 2021 di Banjarmasin. Selanjutnya dinas koperasi dan UKM akan melakukan pelatihan Hidroponik, untuk mencapai target 300 wirausaha baru, hingga akhir tahun nanti. (BIROADPIM-RIW/RDM/EPS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?