6 Desember 2021

Lantik Dua Penjabat Kepala Daerah, Ini Harapan Pj Gubernur Kalsel

2 min read

Pj gubernur Kalsel (tengah) berfoto bersama usai melantik dua penjabat kepala daerah pada Jum'at (02/04).

Banjarmasin – Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA atas nama Mendagri, Jumat (2/4) melantik dua penjabat kepala daerah. Yakni Pj Walikota Banjarmasin, Ahmad  Fydayeen dan Pj Bupati Kotabaru, Muhammad Syarifuddin.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di gedung Mahligai Pancasila, kediaman Gubernur Kalsel di Banjarmasin.

Syarifuddin saat ini menjabat Kepala Dinas Pariwisata Kalsel yang   sebelumnya ditunjuk sebagai Plt Bupati Kotabaru.

Saat ini, Bupati/Wakil Bupati Kotabaru terpilih, pilkada 2020 masih menjalani proses pelantikan sebagai kepala daerah definitif, setelah MK menolak gugatan sengketa Pilkada setempat.

Sementara di kota Banjarmasin, hasil kepala daerah terpilih Pilkada 2020 masih harus menunggu hasil pemungutan suara ulang (PSU) di wilayah Banjarmasin Selatan, sesuai putusan MK beberapa waktu lalu.

Penjabat Gubernur Kalsel mengatakan, kesuksesan penjabat akan diukur setelah tugas dilaksanakan. Karenanya Ia minta kesempatan yang diberikan, kendati dalam waktu singkat, tetap digunakan untuk bekerja efektif.

“Segera berkoordinasi dengan forkopimda dalam bertugas,” pesannya kepada kedua penjabat.

Khusus Pj Walikota Banjarmasin yang daerahnya melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU), diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif.

“Jadikan saudara bagian dari solusi, bukan masalah,” ujarnya lagi.

Pengisian kekosongan jabatan, lanjut Safrizal, adalah amanah undang –  undang, dan kewenangan yang diberikan seharusnya digunakan dengan bijak.

Safrizal juga menggarisbawahi, yang harus diselesaikan dalam waktu singkat oleh penjabat adalah mendukung dan melancarkan tertibnya PSU.

Walau penjabat, tuntutan pelayanan publilk terbaik harus dapat dilakukan.

“Jangan membuat saya berdosa karena mengusulkan saudara sebagai penjabat,” tegasnya.

Terkait kasus COVID-19 yang masih bertambah, Safrizal juga meminta harus ditanggulangi dengan tidak ragu-ragu menggunakan APBD untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman COVID-19.

“Jangan mengatakan tidak punya uang,” pesannya.

Sementara, Pj Walikota Banjarmasin Ahmad Fydayeen mengatakan, Ia akan bekerja keras untuk yang terbaik bagi kota  Banjarmasin.

Ia juga setuju, keselamatan masyarakat yang tertinggi, dan  harus berani menggunakan anggaran, sepanjang tidak bertentangan dengan aturan. Dayeen pun berjanji mengawal PSU berjalan baik dan benar.

“PSU memang harus menggembirakan masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Pj Bupati Kotabaru, Syarifuddin akan menindaklanjuti arahan Pj Gubernur dengan berkoordinasi bersama pihak terkait di wilayah kerjanya.

“Kita akan berkoordinasi dengan KPU  dan DPRD,” ucapnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?