6 Desember 2021

DPRD Banjarmasin Minta Masukan Para Pakar Atasi Banjir

1 min read

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Isnaini

BANJARMASIN – Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, meminta masukan dari para pakar, untuk mengatasi banjir, melalui penambahan pasal pembahasan, revisi perda rencana tata ruang wilayah (RTRW).

Saat rapat dengan pakar

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Isnaini, kepada wartawan baru baru tadi menjelaskan, kehadiran payung hukum perda revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) nantinya, diharapkan akan mampu mengantisipasi banjir sejak dini, apalagi Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan sempat mengalami kebanjiran pertengahan tahun 2021.

“Kami minta masukan dengan beberapa pakar, dan juga mendengarkan saran, baik dari Dinas PUPR, Perkim, Balitbangda dan Dishub Banjarmasin,” katanya.

Isnaini mengatakan, dengan adanya komunikasi lebih intens, akan dibuat aturan  yang bisa dimasukkan ke dalam draf perda revisi RTRW untuk mengatasi banjir, sehingga tidak lagi terulang kejadian serupa untuk tahun-tahun berikutnya.

“Hasil pertemuan, Kita mendapatkan masukan yaitu akan diatur mengembalikan fungsi sungai, menyiapkan  ketersediaan lahan serapan, drainase dimaksimalkan, dan perda rumah panggung kembali dioptimalkan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua panitia khusus perda revisi RTRW Arupah Arif, pada Senin sore (15/3) setelah rapat pembahasan pansus menyampaikan, masukan dari para pakar, akan dibahas kebih detail lagi, karena masih mensinkronkan  rumusan secara tepat untuk penataan Kota, terutama dalam penanganan sungai dan drainase, mulai tahun 2021 hingga 2040 mendatang.

Ketua pansus perda revisi (RTRW), Arupah Arif

“Kami akan gelar rapat lagi, pada Kamis 18 Maret nanti, terkait masukan dari para pakar,” tutupnya. (NHF/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?