6 Desember 2021

DPRD dan Pemprov Kalsel Bahas Recofusing APBD 2021

1 min read

BANJARMASIN – Menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat, Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di ruang Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (4/3).

Rapat tersebut membahas recofusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021 untuk penanganan COVID-19.

Suasana Rapat DPRD dan Pemprov Kalsel Terkait Recofusing APBD 2021

Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Suripno Sumas mengatakan selain untuk penanganan COVID-19, anggaran recofusing ini juga digunakan untuk bencana alam seperti banjir. Dalam pertemuan tersebut telah dibahas per item mana anggaran SKPD yang bisa dikurangi dan mana yang tidak bisa.

“Dari hasil tersebut diperoleh angka Rp8,5 miliar yang dapat dilakukan recofusing pada APBD 2021. Nilai tersebut sama dengan 8,5 persen dari ketentuan pemerintah pusat sebesar 10 persen,” katanya.

Besaran tersebut diketahui belum memenuhi ketentuan Kemendagri, meskipun begitu, kata Suripno, Dewan sudah semaksimal mungkin melakukan recofusing pada APBD 2021.

Setelah disepakati bersama, lanjut Suripno, hal ini akan dibawa ke rapat pimpinan untuk dilakukan pengesahan atau persetujuan dewan.

“Apabila disetujui maka itu yang akan disampaikan Sekretariat DPRD ke pihak eksekutif,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalimantan Selatan, Agus Dyan Nur mengatakan yang dimaksu recofusing adalah menunda kegiatan yang tidak prioritas, yang diganti dengan kegiatan prioritas, seperti penanganan pandemi COVID-19 dan bencana alam.

“Refocusing anggaran ini juga dilakukan karena adanya pemangkasan Dana Alokasi Umum sebesar Rp36 miliar, ” jelasnya. (NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?