28 November 2021

Polda Kalsel Gandeng Pelaku Usaha, Percepat Pemulihan Ekonomi

3 min read

Kapolda Kalsel saat membuka FGD pada Senin (01/03)

BANJARMASIN – Polda Kalsel menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertemakan “Peran Serta Pelaku Usaha di Provinsi Kalsel Dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional”, pada Senin (1/3) di salah  satu hotel berbintang di Banjarmasin. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto.

Turut hadir pj Sekda Provinsi Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Danrem 101/Antasari, Ka Akun Lanal Banjarmasin, Kabintal Lanud Sjamsudin Noor, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Kalsel, Wakajati Kalsel, Kepala BIN Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, para Narasumber Penyaji Materi, para Pelaku Usaha Provinsi Kalsel dan seluruh peserta Focus Group Discussion (FGD).

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto dalam sambutannya menyampaikan, pandemi COVID-19 telah menjadi wabah penyakit kesehatan dan kemanusiaan di abad ini,  yang berimbas pada semua lini kehidupan manusia. Berawal dari masalah kesehatan, dampak pandemi telah meluas hingga meliputi masalah sosial hingga ekonomi.

Dampak lainnya yang ditimbulkan pandemi, adalah melambatnya  pertumbuhan ekonomi, dimana pada kuartal kedua tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat minus 5,32 persen dan pada kuartal ketiga tahun 2020 minus 3,49 persen.

Selain penanganan krisis kesehatan, pemerintah juga menjalankan program PC – PEN (Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) sebagai respon atas penurunan aktivitas masyarakat,  yang berdampak pada ekonomi, khususnya sektor informal atau UMKM. Hal ini telah diakomodir dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020,  yang mengatur program pemulihan ekonomi nasional dalam rangka menangani dampak signifikan pandemi terhadap perekonomian negara.

Kapolda menjelaskan, beberapa waktu yang lalu pada saat penyampaian pidato nota keuangan di DPR RI, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menjelaskan, bahwa saat ini pemerintah fokus dan serius dalam menjalankan program PC – PEN yang diarahkan kepada 6 (enam) sektor.  Yaitu penanganan kesehatan, perlindungan sosial, sektoral kementerian/lembaga, dukungan pada UMKM, pembiayaan korporasi dan insentif usaha.

Sejalan dengan hal tersebut, dalam Program Prioritas Kapolri 2021 juga memprioritaskan pada kegiatan program PC – PEN yaitu pada program 8 (delapan) kegiatan Polri. Yakni  mendukung upaya mengembalikan ekonomi dan peningkatan daya beli masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas sebagai dampak terjadinya COVID-19.

Oleh karena itu, Polri telah mengambil langkah-langkah guna membantu pemerintah dalam hal ini, Satgas PC – PEN telah terbentuk di tingkat Mabes Polri dan Polda jajaran, guna melakukan upaya-upaya mendukung pelaksanaan program pemulihan ekonomi dengan melakukan upaya sosialisasi, konsultasi, asistensi, identifikasi masalah, pengawasan bersama, menyusun mekanisme pengaduan, dan pemetaan area risiko.

Pembentukan satgas ini, menurut Kapolda Kalsel,  dilakukan dalam rangka mengawal kebijakan pemerintah yaitu program pemulihan ekonomi sejalan dengan tema kebijakan fiskal 2021.  Yakni percepatan pemulihan ekonomi dan penguatan rupiah.  Peran lainnya adalah melakukan sinergisitas dengan aparat penegak hukum (APH), BPK, BPKP, kemudian, memperkuat aparat pengawasan internal pemerintah (APIP) kementerian atau lembaga dalam melaksanakan pengawasan program pemulihan ekonomi hingga tingkat daerah.

Selain itu dukungan dari instansi terkait dan stakeholder maupun para pelaku usaha tidak kalah pentingnya untuk berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional.

“Melalui kegiatan ini saya berharap, akan muncul ide atau pemikiran yang cemerlang dari para peserta yang terdiri dari para pengusaha sebagai pelaku usaha pada sektor riil, dan para stakeholder / instansi / lembaga / organisasi pengusaha selaku pelaksana kebijakan pemerintah, serta para akademisi selaku ahli di bidangnya yang memiliki konsep-konsep yang baik dan tepat.  Sehingga diharapkan dari perpaduan tiga komponen ini kiranya akan memberikan kontribusi dan solusi terhadap upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional khususnya di provinsi Kalsel, sehingga tercipta suatu kondisi kehidupan masyarakat yang kondusif, aman dan tentram baik dari segi ekonomi, kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Kapolda Kalsel. (HUMASPOLDAKALSEL-RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?