6 Desember 2021

Lantik 5 Kepala Daerah di Kalsel, Ini Pesan Pj Gubernur Kepada Kelimanya

2 min read

Pj gubernur Kalsel (depan, tengah) memimpin barisan 5 kepala daerah menuju lokasi acara pelantikan pada Jum'at (26/02)

BANJARMASIN – Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA,  melantik lima pasang kepala daerah terpilih masa jabatan 2021-2024 di Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Jum’at pagi (26/2).

Lima pasang kepala daerah tersebut adalah untuk pasangan Aditya Mufti Arifin-Wartono sebagai walikota dan wakil walikota Banjarbaru. Kedua ada pasangan Aulia Oktafiandi-Mansyah Sabri yang dilantik menjadi bupati – wakil bupati Hulu Sungai Tengah. Selanjutnya untuk Kabupaten Banjar, ada duet Saidi Mansyur-Habib Idrus yang dilantik menjadi bupati-wakil bupati periode 2021-2024. Ada pula pasangan Abdul Hadi-Supiani memimpin kabupaten Balangan. Terakhir, untuk wilayah Tanah Bumbu, dilantik  pasangan Zairullah Azhar-M Rusli sebagai bupati dan wakil bupati.

Sementara itu, untuk dua daerah lain, yakni kota Banjarmasin dan Kotabaru, masih menunggu hasil final di tingkat Mahkamah Konstitusi (MK) lantaran ada sengketa hasil pilkada.

Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA,  mengucapkan selamat atas dilantiknya lima pasang kepala daerah tersebut.  Dalam arahannya Safrizal meminta kepada kepala daerah yang dilantik untuk memprioritaskan keberlanjutan penanganan COVID-19.

“Arahan Bapak Presiden kepada kita semua untuk bersinergi, kolaborasi dalam memutus mata rantai penularan hingga dampak pandemi COVID-19,” katanya.

Prioritas kedua adalah pemulihan ekonomi, menjaga daya beli masyarakat, ketersediaan bahan pokok, peningkatan kualitas pelayanan publik serta permasalahan sosial lainya.

Ketiga, Safrizal ZA meminta para bupati dan walikota untuk memastikan kelancaran pelaksanaan baksinasi COVID-19 berjalan sesuai dengan tahapan. Prioritas lainya adalah penanganan bencana banjir.

“Upaya pemulihan, rekonstruksi dan rehabilitasi akibat banjir perlu dipercepat, akurasi data juga perlu diperhatikan secara cermat sehingga penanganan masyarakat yang terdampak benar benar tepat sasaran,” sebutnya.

Selain itu, program kesejahteraan, perbaikan program birokrasi serta program lainya yang dijanjikan pada saat kampanye juga harus ditepati.

“Kami ingatkan janji adalah utang,” katanya di penghujung sambutan. (BIROADPIM-RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?