6 Desember 2021

Kemendag RI Peduli Korban Banjir Kalsel

2 min read

Bantuan secara simbolis diserahkan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Sidharta Utama, kepada Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, di kantor Dinas Perdagangan Kalsel, Kamis (25/2). Penyerahan bantuan disaksikan Pj Gubernur Kalsel, Dr Safrizal ZA.

BANJARMASIN – Kementerian Perdagangan RI, turut peduli untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir di Kalimantan Selatan. Aksi sosial Kemendag RI sebagai langkah nyata, cepat tanggap menangani dampak bencana di Indonesia.

Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA, kepada wartawan pada Kamis (22/2) mengatakan, bencana alam yang terjadi tidak hanya menghilangkan tempat tinggal, namun merenggut nyawa. Bahkan Pemerintah Provinsi Kalsel, menetapkan status tanggap darurat bencana banjir pada pertengahan Januari lalu saat musibah terjadi.

Penjabat Gubernur Kalsel, Dr Safrizal ZA.

“Kami atas nama masyarakat Kalimantan Selatan, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Kementerian Perdagangan, dengan bantuan yang diberikan untuk warga terdampak banjir,” ucapnya.

Safrizal menyampaikan, bantuan yang diterima dari Kementerian Perdagangan ini, akan segera disalurkan kepada masyarakat yang memerlukan, dan berharap dapat meringankan beban serta memberikan manfaat bagi warga khususnya yang terdampak banjir tersebut.

Sementara itu Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Sidharta Utama, mengatakan, melalui Kementrian Perdagangan (Kemendag) Peduli, pihaknya  turut simpati atas musibah yang terjadi dan berpartisipasi, dengan cara memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Kalimantan Selatan. Jumlah donasi yang disalurkan di Kalsel yaitu 1.000 paket bahan pokok (bapok) senilai Rp350 juta. Setiap satu paket berisi 10 kg beras, 2 kg gula pasir, 2 kotak teh berisi 50 saset, 20 bungkus mie instan, 2 botol kecap, 1 botol saus sambal, 2 kaleng sarden, 24 saset kopi, 1 lembar kain sarung, dan 1 botol hand sanitizer.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Sidharta Utama

“Kita juga berikan donasi sebesar Rp15 juta bagi pengelola gudang, untuk pengeringan gabah hasil petani yang terkena banjir di Kabupaten Barito Kuala, dan bantuan tenda sebanyak 20 unit untuk Dinas Perdagangan Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” katanya.

Lebih lanjut Sidharta menambahkan, tugas utama jajarannya adalah memastikan produsen, pedagang, dan konsumen yang mengalami dampak seminimal mungkin dari bencana ini, terutama  kelangkaan barang atau kenaikan harga bahan pokok terhambat jalur distribusinya, apalagi dari laporan Dinas Perdagangan Kalsel terdapat 17 pasar rakyat saat banjir tidak beroperasi. Dengan demikian Kemendag berusaha untuk memberikan fasilitas dan dukungan kepada seluruh pihak, agar kondisi yang sulit ini dapat dihadapi bersama sama.

“Aksi Kemendag Peduli merupakan inisiasi dari para pegawai Kementerian Perdagangan dan elemen masyarakat lainnya, seperti pelaku usaha dan asosiasi. Pemberian bantuan berupa bapok juga merupakan instruksi langsung Menteri Perdagangan, guna segera meringankan beban bagi masyarakat terdampak bencana di beberapa wilayah di Indonesia,” tutupnya.

Untuk diketahui, penyerahan bantuan Kementrian Perdagangan Peduli bersama Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA,  dan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Sidharta Utama. Dihadiri Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Balangan, dan Kota Banjarbaru. (BIROADPIM-NHF/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?