6 Desember 2021

Tungkaran Pangeran Tanbu Ternyata Sering Jadi Langganan Genangan Air

2 min read

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi memantau lokasi yang sering menjadi genangan air di Kel. Tungkaran Pangeran, Simpang Empat, Tanah Bumbu, Sabtu (6/2) siang.

TANAH BUMBU – Meski Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) tidak masuk dalam daftar terdampak banjir. Namun nyatanya, di Kelurahan Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu hingga kini masih saja jadi langganan genangan air. Setelah ditelusuri, hal tersebut disebabkan akibat aliran drainase yang sering mampet.

Menyikapi hal itu, anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi mengaku terkejut melihat kondisi di kelurahan tersebut. Bahkan, warga yang tinggal disana sering mencium bau tak sedap akibat genangan air juga masuk ke dalam bank sampah yang disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten setempat.

“Kita akui bersama, bahwa wilayah kelurahan Tungkaran Pangeran ini sebenarnya adalah daerah pesisir. Yang jadi persoalan yakni sampah juga dan drainase yang tidak berfungsi alias macet karena tertutup salurannya, ini perlu menjadi perhatian juga,” ujarnya usai melaksanakan reses ke Kelurahan Tungkarab Pangeran, Simpang Empat, Tanah Bumbu, Sabtu (6/2) siang.

Kendati demikian, anggota Komisi II DPRD Kalsel dari fraksi Partai Golkar yang akrab disapa paman Yani itu mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang tidak boleh diabaikan. Namun, dirinya menyebut, apabila keberadaan ini adalah kewengan Pemkab Tanah Bumbu atau sebaliknya Pemprov Kalsel akan segera ditindaklajuti dengan menjalin komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder terkait.

“Yang pasti ini aspirasi, tidak boleh kita abaikan dan perlu diingat setidaknya kita mencoba untuk membantu. Apakah nanti kita bawa ke kabupaten atau ke tingkat provinsi. Makanya nanti ada hal yang kecil-kecil bakal kita eksekusi,” tegasnya

Sementara itu Ketua RT 01 Kelurahan Tungkaran Pangeran, Titi Sumiati mengungkapkan dengan adanya reses yang digelar tersebut, dia mengharapkan hal seperti ini bisa menjadi catatan penting agar bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi (pakai peci) saat terjun langsung ke lokasi tempat drainase yang bermasalah bersama dengan Ketua RT 01 Kel. Tungkaran Pangen, Titi Sumiati (baju putih)

“Sebelumnya terima kasih kepada Komisi II DPRD, paman Yani atas kehadirannya dan bisa melihat langsung keadaan kami disini. Di sini yang sering dialami adalah tergenangnya air hujan ke bank sampah hingga drainase tersumbat dan mengeluarkan bau tak sedap di lingkungan ini,” paparnya.

Bahkan, dirinya membeberkan, akibat sering tidak berfungsinya drainase di kawasan Kelurahan Tungkaran Pangeran itu ternyata genangan air sering masuk ke rumah warga. Selain memghirup bau tak sedap, ditakutkan pula penyakit kutu air juga menjadi permasalah serius.

“Ya ngadat tidak berfungsi pembuangannya sehingga air pun menggenang ke rumah warga yang tinggal di daerah ini, semoga ini bisa menjadi aspirasi untuk membantu kami,” katanya. (RHS/RDM/EPS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?