16 Oktober 2021

Penyaluran BLT Diperpanjang Hingga 6 Bulan

1 min read

Kepala Dinas PMD Kalsel, Zulkifli, Rabu (27/5).

BANJARBARU – Pemerintah pusat, kembali mengeluarkan kebijakan baru mengenai penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai atau BLT bagi masyarakat.

Kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) No.50/PMK/7/2020, dimana dalam peraturan tersebut menjelaskan, melakukan perubahan terhadap Permenkeu No.205/PMK/7/2019 tentang pengelolaan dana desa yang sebelumnya selama 3 bulan itu masing-masing Rp600.000.

“Sekarang BLT akan disalurkan selama 6 (enam) bulan,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan, Zulkifli, Rabu (27/5).

Dirincikan Zulkifli, meskipun akan dibagikan selama 6 bulan, namun terdapat perbedaan jumlah penyaluran, antara dana BLT pada 3 bulan pertama dengan 3 bulan kedua.

“Kalau 3 bulan pertama sebesar Rp.600.000, maka 3 bulan sebesar Rp300.000 perbulannya,” terangnya.

Diungkapkan Zulkifli, tentu saja penyaluran ini tidak serta merta dibagikan, karena desa juga harus kembali melakukan musyawarah desa khusus.

“Karena dia (desa) kan juga punya legislatif, karena juga memiliki otonomi desa, desa akan kembali melakukan rapat desa, musyawarah dulu dan melakukan penganggaran lagi,” jelasnya.

Diakhir Zulkifli kembali berpesan, agar perangkat desa jangan sampai bermain dalam penyaluran dana BLT ini, karena hukuman yang akan menanti sangat berat, mengingat bantuan ini adalah bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi terhadap mewabahnya Covid-19 saat ini. (ASC/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?