16 Oktober 2021

Pemprov Kalsel Pastikan, Anggaran Pelaksanaan Pilkada 2020 Tidak Terpangkas

2 min read

Kabid Politik Bakesbangpol Prov. Kalsel, Khairul Saleh.

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan khusus anggaran pelaksanaan kegiatan Pilkada 2020 yang diagendakan digelar pada Desember mendatang tidak akan mengalami pemangkasan meski ditengah pandemi COVID-19.

Kepala Bidang Politik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan, Khairul Saleh mengatakan dengan dipastikannya tidak ada pemangkasan anggaran, pihaknya pun memastikan tidak akan ada halangan lagi dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

“Khusus anggaran Pilkada 2020 yang dipastikan akan dilaksanakan pada Desember ini, kami melarang adanya pemangkasan anggaran khusus pelaksanaan walaupun ditengah pandemi COVID-19,” ujarnya kepada Abdi Persada FM melalui sambungan telepon, beberapa waktu yang lalu.

Ia mengungkapkan, sesuai dengan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, maka untuk anggaran pelaksanaan pun tidak diperbolehkan memangkas selama persiapan menjelang Pilkada 2020, mengingat alokasi dana yang dimanfaatkan dalam kegiatan pemilihan kepala daerah harus difokuskan lebih maksimal.

“Walaupun kami sebagai fasilitator,  informasi maupun anggaran yang telah dikeluarkan Pemprov Kalsel sebesar Rp150 miliar tidak diperkenankan adanya pemangkasan anggaran meski ditengah COVID-19,” ungkapnya.

Terlebih, Khairul menyebutkan dari anggaran yang telah diturunkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sudah diterima sepenuhnya oleh KPU dan Bawaslu dalam mempersiapkan Pilkada 2020 yang akan digelar pada Desember mendatang. Bahkan, masing-masing Kabupaten/Kota pun sudah melakukan rapat koordinasi menjelang pelaksanaannya nanti.

“Sebelumnya kami juga telah melaksanakan rapat koordinasi tentang anggaran dan persiapan dengan sejumlah SKPD di 13 Kabupaten/Kota se Kalsel agar persiapan menjelang Pilkada 2020 bisa lebih maksimal,” tuturnya.

“Semoga Desember mendatang COVID-19 bisa berakhir dan pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya konflik,” harapnya lagi.

Meskipun begitu, pihaknya telah memprediksikan apabila target Pilkada 2020 dapat mencapai presentase 79 persen, maka dipastikan pemilihan Gubernur dan Walikota/Bupati berjalan sukses dan aman seperti pada tahun sebelumnya yakni pemilihan khusus Presiden RI dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kalimantan Selatan.

“Mudah-mudahan target 79 persen dapat tercapai tahun ini, namun pencapaian sebenarnya apabila melebihi target yang ditentukan yakni sebesar 80 hingga 90 persen. Maka, dipastikan Pilkada 2020 melebihi kesuksesan pada tahun sebelumnya dan bisa menjadi sejarah baru,” pungkasnya. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?