25 Oktober 2021

Hindari Kerumunan, BI Tiadakan Layanan Mobil Kas Keliling

2 min read

Kepala KPw Bank Indonesia Kalsel (dua dari kiri) saat melakukan jumpa pers virtual baru - baru ini.

BANJARMASIN – Setiap momen Ramadhan dan jelang Idul Fitri, selalu menjadi ajang bagi kalangan berpunya untuk menebar kebaikan, salah satunya dengan bersedekah kepada orang tidak mampu.

Untuk keperluan ini, biasanya mereka akan melakukan penukaran uang pecahan kecil, agar pembagian sedekah ataupun zakat nantinya dapat tersalurkan secara merata, dengan jumlah yang sama pula. Jasa penukaran uang pecahan kecil pun, menjadi ramai bertebaran di sejumlah jalan protokol di Banjarmasin. Biasanya sejak awal Ramadhan mereka sudah mulai membuka lapaknya, hingga jelang Idul Fitri. Selain itu, penukaran resmi di perbankan pun ramai dikunjungi. Termasuk layanan mobil kas keliling, yang biasanya disiapkan kantor perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan di beberapa titik strategis di kota Banjarmasin, untuk memudahkan masyarakat melakukan penukaran uang.

Namun aktivitas rutin ini, sepertinya tidak akan terjadi pada Ramadhan dan jelang Idul Fitri tahun ini. Karena Indonesia dan termasuk Kalsel,  tengah dihadapkan pada pandemi virus asal Wuhan China COVID 19. Dimana kegiatan yang bakal mengumpulkan massa dalam jumlah besar dilarang, demi menghindari penularan COVID 19 yang lebih luas. Apalagi saat ini, sudah ada 157 kasus terkonfirmasi positif COVID 19 di Kalimantan Selatan, dan diperkirakan akan terus bertambah, jika tingkat kesadaran masyarakat untuk tetap diam di rumah dan menjaga jarak, masih rendah.

Menurut kepala perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan Amanlison Sembiring, tahun ini pihaknya memastikan tidak akan menyediakan layanan mobil kas keliling, untuk penukaran uang pecahan kecil. Karena pelayanan ini, pasti akan menimbulkan kerumunan, dan hal itu sangat tidak diinginkan terjadi pada masa pandemi seperti saat ini.

“Untuk layanan penukaran uang pecahan kecil, tahun ini akan kami wakilkan ke perbankan. Dengan kata lain, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan uang pecahan kecil atau uang baru, dapat menjadikannya di perbankan saja. Kami meniadakan layanan mobil kas keliling tahun ini,” jelasnya.

Selain itu, Ia juga memprediksi, kebutuhan uang masyarakat pada Idul Fitri kali ini akan mengalami  penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.  Karena kondisi ekonomi masyarakat yang mengalami penurunan, akibat dampak dari wabah ini.

“Saat ini kita masih melakukan penghitungan jumlah kebutuhan uang masyarakat menghadapi Idul Fitri tahun ini. Berapapun permintaan dari perbankan, pasti akan kami penuhi. Namun kami perkirakan, jumlahnya akan menurun dibanding tahun lalu, karena adanya masalah COVID 19 ini,” tutupnya. (RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?