20 Oktober 2021

Anak Usia 12 Tahun, Jadi Kasus Positif Covid 19 Termuda di Kalsel

2 min read

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) COVID 19 Kalimantan Selatan.

BANJARBARU – Lagi, klaster perjalanan Gowa Sulawesi Selatan menjadi penyumbang kasus baru terkonfirmasi positif COVID 19 di Kalimantan Selatan, pada Kamis (23/4). Dari 7 kasus baru yang dilaporkan gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) COVID 19 Kalimantan Selatan, 4 diantaranya berasal dari hasil penelusuran terhadap kontak klaster perjalanan ke Gowa, di wilayah kabupaten Banjar dan Batola. Bahkan, salah satu dari 3 kasus baru di Batola, merupakan anak laki-laki usia 12 tahun, yang terpaksa harus menjalani isolasi mandiri atau karantina khusus, karena dipastikan terpapar virus asal Wuhan tersebut. Anak ini termasuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). Sedangkan 3 kasus baru lainnya yang dilaporkan GTPP COVID 19 Kalimantan Selatan, berasal dari pasien dalam pengawasan (PDP) yang masuk status, usia hasil laboratorium dari sampel swab mereka menunjukkan positif Corona. Mereka berasal dari kota Banjarbaru, Tanah Bumbu, dan seorang lagi asal Kapuas Kalimantan Tengah.

Dalam keterangan persnya Kamis sore (23/4), juru bicara GTPP COVID 19 Kalimantan Selatan Muhammad Muslim mengatakan, hingga Kamis (23/4) total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID 19, mencapai 114 kasus. Dengan rincian, 97 menjalani perawatan di rumah sakit, isolasi mandiri dan karantina khusus, 10 dinyatakan sembuh, dan 7 meninggal dunia.

“Dari 97 kasus yang terdata sampai hari ini, 34 menjalani perawatan di rumah sakit milik pemerintah daerah dan juga rumah sakit milik kepolisian di Banjarmasin, dan 58 menjalani isolasi mandiri dan karantina khusus. Termasuk 4 kasus baru asal kabupaten Banjar dan Batola,” jelas lelaki yang juga berstatus sebagai kepala dinas kesehatan provinsi Kalsel itu.

Lebih jauh Ia mengatakan, saat ini jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat disejumlah rumah sakit umum dan swasta, adalah sebanyak 15 pasien. Jumlah ini mengalami perubahan dari data hari sebelumnya dengan angka 22, karena adanya pengurangan dan penambahan.

“Seperti yang sudah saya sampaikan tadi, 3 PDP sudah dinyatakan positif, sehingga mengurangi jumlah PDP yang terdata di gugus tugas. Selain itu ada pula PDP yang sudah dinyatakan negatif COVID 19, sehingga diperkenankan pulang. Namun ada pula penambahan pasien baru, salah satunya di rumah sakit umum daerah Kotabaru, dimana anak balita laki-laki masuk dalam kategori ini. Kondisi anak usia 4 tahun tersebut saat ini tergolong stabil,” tutupnya.

Hingga Kamis (23/4) data GTPP COVID 19 Kalimantan Selatan memperlihatkan, bahwa jumlah kasus positif COVID 19 sudah mencapai 114 kasus. Dimana sebagian besar kasus-kasus baru, disumbang dari hasil penelusuran klaster perjalanan ke daerah endemik, salah satunya Gowa Sulawesi Selatan. Temuan paling banyak ada di kabupaten Batola, disusul Tanah Laut, dan kota Banjarbaru. Rata-rata mereka yang dinyatakan positif COVID 19 dari klaster Gowa ini, hanya menjalani isolasi mandiri atau karantina khusus, mengingat mereka masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). (RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?